Silet Open Up, Musisi dari Indonesia Timur yang Mengukir Sejarah di AMI Awards 2025
Panggung Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025 menjadi saksi sejarah baru bagi musik dari Indonesia Timur. Siprianus Bhuka, yang lebih dikenal dengan nama panggung Silet Open Up, berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Pencipta Lagu Pop Terbaik berkat lagunya yang fenomenal, “Tabola-bale”.
Lahir di Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 22 November 1993, Silet Open Up kini menorehkan namanya dalam sejarah musik Indonesia. Kemenangan ini bukan hanya sekadar piala, tetapi juga tanda pergeseran peta musik nasional. Ia berhasil mengalahkan musisi-musisi ternama seperti Raisa Andriana dan Lafa Pratomo yang sering kali masuk nominasi.
“Saya tidak menyangka sama sekali. Lagu ini bisa membawa saya meraih piala AMI yang sangat bergengsi. Rasanya seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ujarnya dalam tayangan Channel YouTube HYPE, Rabu, 19 November 2025.
“Tabola-bale” yang Mengubah Segalanya
Lagu “Tabola-bale” memiliki daya tarik tersendiri. Lagu ini menceritakan kisah cinta yang sederhana, yaitu kekaguman seorang pemuda terhadap gadis yang dulunya berambut kepang dua dan kini kembali dari kuliah dengan gaya rambut ombre. Lagu ini benar-benar mengubah segalanya bagi Siprianus.
Ia pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan kolaborasinya. “Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Juan, Jacson, Diva, dan seluruh tim. Tanpa kalian, Tabola-bale tidak akan mencapai kesuksesan ini,” lanjutnya, merujuk pada kolaborasi apik bersama Jacson Seran, Juan Reza, dan Diva Aurel.
Dedikasi di Balik Jarak: Kisah Istri Guru di Bajawa
Di balik gemerlap AMI Awards di Jakarta, tersimpan cerita pengorbanan yang mengharukan. Kemenangan ini didedikasikan Siprianus kepada istri dan anaknya. Kesuksesan besar menuntut konsekuensi. Musisi asal Ngada ini harus menjalani jadwal yang padat, bolak-balik antar kota, bahkan pernah terbang ke tiga lokasi berbeda dalam sehari.
Sementara itu, istrinya memilih untuk tetap tinggal di Bajawa, Flores, mengabdi sebagai seorang guru. Fakta bahwa sang istri memilih fokus pada murid-muridnya alih-alih ikut ke Jakarta, menjadikan piala AMI ini bukan hanya simbol prestasi Silet Open Up, tetapi juga simbol pengorbanan dan dukungan tulus di balik layar.
Panggung Tinggi untuk Indonesia Timur
Kemenangan Silet Open Up adalah pengakuan resmi bahwa musik Timur kini punya tempat terhormat di industri musik nasional, tidak lagi sekadar viral di media sosial. Dengan genre yang ceria, irama cepat, dan cerita yang dekat dengan keseharian, musik dari kawasan ini kini memiliki ruang yang sangat besar di Tanah Air.
“Terima kasih kepada semua yang selalu mendengarkan dan mendukung lagu-lagu saya. Doa dan dukungan kalian membuat saya semakin bersemangat untuk berkarya,” tutup Siprianus, memberikan apresiasi hangat pada para penggemar.
Inspirasi dari Daerah
Silet Open Up, dari Ngada, Flores, kini menjadi inspirasi nyata bagi semua talenta dari Indonesia Timur. Ia membuktikan bahwa bakat dan kisah dari daerah mana pun, jika dikemas dengan baik, akan menemukan panggung tertingginya di level nasional.











