My WordPress Blog

5 Drama Komedi Detektif Seru yang Cocok Ditonton Saat Santai, Bintang Lee Je Hoon hingga Kim Dong Wook!

Rekomendasi Drama Korea Komedi Detektif yang Cocok Ditonton Saat Santai

Drama Korea dengan genre komedi detektif menawarkan pengalaman menonton yang ringan namun tetap penuh tantangan. Kombinasi antara humor dan misteri membuat genre ini sangat cocok untuk dinikmati kapan saja, terutama saat ingin melepas penat. Alur cerita yang santai memungkinkan penonton mudah menikmati setiap episodenya tanpa merasa terbebani.

Berikut ini ada lima rekomendasi drakor komedi detektif yang patut dicoba:

1. Two Cops (2017)

Drama ini mengisahkan Cha Dong Tak (Jo Jung Seok), seorang detektif yang tubuhnya dirasuki roh penipu Gong Soo Chang (Kim Sun Ho) setelah sebuah kejadian misterius. Kondisi itu membuat keduanya harus berbagi kendali atas tubuh yang sama sambil menyelidiki kasus-kasus kriminal yang berkaitan dengan masa lalu mereka.

Di tengah penyelidikan, Dong Tak menemukan bahwa kasus besar yang sedang dia tangani berhubungan dengan kematian sahabat sekaligus rekannya. Reporter Song Ji An (Hyeri) kemudian ikut terlibat saat ia menyadari bahwa kebenaran yang dicari berkaitan langsung dengan kedua pria tersebut.

2. The Fiery Priest (2019)

Kisahnya mengikuti Pastor Kim Hae Il (Kim Nam Gil), mantan agen intelijen yang temperamental, yang terlibat dalam penyelidikan setelah mentor religiusnya ditemukan tewas secara mencurigakan. Ia membentuk tim bersama detektif Koo Dae Young (Kim Sung Kyun) dan jaksa Park Kyung Sun (Lee Ha Nee) untuk mengungkap kebenaran.

Selama penyelidikan, mereka menemukan jaringan kriminal dan korupsi yang melibatkan pejabat penting di kota itu. Setiap fakta baru menghubungkan kasus pembunuhan tersebut dengan kejahatan terorganisasi yang semakin menunjukkan skema yang lebih luas.

3. Zombie Detective (2020)

Drama ini mengisahkan tentang Kim Moo Young (Choi Jin Hyuk) telah hidup sebagai zombie selama dua tahun dan bertahan dengan meniru tingkah laku manusia di sebuah desa. Ia kemudian pindah ke kota dan membuka kantor sebagai detektif swasta, sambil berusaha mengingat masa lalunya yang hilang sebelum menjadi zombie.

Sementara itu, Kong Sun Ji (Park Joo Hyun) sebelumnya bekerja sebagai penulis program berita keluhan, namun mengundurkan diri setelah seorang saksi dalam kasusnya diserang. Ia kemudian bergabung dengan Kim Moo Young dan bekerja paruh waktu di kantornya untuk membantu penyelidikan kasus-kasus yang mereka tangani.

4. Chief Detective 1958 (2024)

Rekomendasi drakor komedi detektif selanjutnya yaitu ada Chief Detective 1958 yang tayang pada 2025. Drama ini mengikuti kisah Park Young Han (Lee Je Hoon), detektif yang berasal dari Hwangcheon kemudian dipindahkan ke Kepolisian Jeongnam di Seoul.

Park Young Han bekerja bersama tiga detektif lain yaitu Kim Sang Sun (Lee Dong Hwi), Jo Gyeong Hwan (Choi Woo Sung), dan Seo Ho Jeong (Yoo Hyun Soo) yang memiliki kemampuan berbeda tetapi tujuan yang sama. Kolaborasi mereka memperlihatkan dinamika tim dalam menghadapi kejahatan-kejahatan yang berkembang seiring perubahan zaman.

5. Seoul Busters (2024)

Drama ini menceritakan tentang Dongbang Yoo Bin (Kim Dong Wook), pria cerdas, menawan, dan atletis yang sebelumnya mengajar di universitas bergengsi di luar Korea Selatan. Meskipun ditawari posisi pengajar seumur hidup, dia menolak dan memilih kembali ke Korea Selatan.

Setibanya di tanah air, Dongbang menjadi sukarelawan sebagai Kepala Unit Kejahatan Kekerasan 2 di Kantor Polisi Songwon, yang kinerjanya berada di peringkat terbawah. Dia bertemu dengan anggota tim yang memiliki kepribadian berbeda-beda dan menargetkan untuk mengubah tim itu menjadi salah satu tim detektif terbaik.

Tim tersebut bekerja di kantor sementara yang tidak konvensional, jauh dari suasana kantor polisi biasa. Anggota tim meliputi Jang Tan Sik (Lee Seung Woo), Seo Min Seo (Park Se Wan), Jung Jung Hwan (Seo Hyun Woo), serta Mu Jung Ryuk (Park Ji Hwan).

Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *