Kenangan Fadi Iskandar Bersama Gary Iskak
Presenter Fadi Iskandar mengungkap momen terakhir yang ia lalui bersama mendiang aktor Gary Iskak. Kepergian Gary, yang meninggal dunia pada Sabtu (29/11/2025), masih menyisakan rasa kehilangan yang dalam bagi orang-orang terdekatnya.
Gary Iskak, suami dari Richa Novisha, meninggal akibat kecelakaan tunggal di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kecelakaan tersebut terjadi belum 24 jam setelah Fadi berpisah dengan Gary. Saat itu, mereka sedang bekerja sama dalam satu proyek, yaitu Diary Misteri Sara (DMS) oleh Sara Wijayanto dan Demian Aditya.
Fadi mengingat momen terakhir mereka bersama dengan penuh perasaan. Ia mengatakan bahwa di hari terakhir, ia menemani Gary syuting. Mereka bercanda dan godain Nando, anak Gary, karena Nando takut pada hantu dan hal-hal lain.
“Kerja sama-sama Mas Gary,” ujar Fadi, dikutip dari YouTube Trans TV Official, Rabu (3/12/2025). Sebelum berpisah, Fadi sempat berpelukan dengan Gary. “Udah habis itu, pulang terus kita pelukan, ‘sampai ketemu nanti ya’, karena tanggal 9 ini mestinya kita syuting bareng sama Mas Gary.”
Namun, keesokan harinya, Fadi mendapat kabar tentang kematian Gary. Awalnya, ia tidak percaya dan mengira kabar tersebut adalah hoaks. “Sabtu paginya, aku dengar kabar itu, ada yang WhatsApp. Terus WhatsApp ku ramai banget. Pas ngebaca kayak, ‘ah bohong ni’. Soalnya banyak yang bikin berita-berita bohong.”
Fadi mulai percaya ketika mendapat pesan informasi tentang pemakaman dan alamat rumah duka. Ia juga mencoba memverifikasi kabar tersebut melalui Demian Aditya dan Sara Wijayanto. Namun, jawaban yang ia dapat hanya berupa emoticon menangis.
Hingga kini, Fadi masih sulit menerima kepergian Gary. Bahkan, ia merasa seperti Gary masih ada di sekitarnya. “Jujur, sampai detik ini gue ngerasa kayak, masih ada kok beliau. Jujur, gue sekarang masih belum bisa terima,” ujarnya.
Pesan Terakhir Gary untuk Anak
Sebelum meninggal, Gary Iskak sempat pamit kepada anak-anaknya. Richa Novisha, istri Gary, mengungkap bahwa sang suami memberikan hadiah kepada anak-anaknya dan meminta mereka menjaga baik-baik barang tersebut.
“Kemarin tuh sebelum almarhum pergi sempat ngasih barang ke anak ‘Dijaga ya barangnya, ayah pamit dulu ya’. Katanya ini hadiah buat kamu ya, dijaga baik-baik, gitu,” kata Richa.
Momen berpamitan itu menjadi yang terakhir kali Gary bertemu dengan anak-anaknya. Meski tidak memiliki firasat, Richa mengaku bahwa kepergian Gary terasa seperti sebuah kehilangan yang tak tergantikan.
Kecelakaan yang Menewaskan Gary Iskak
Polisi mengungkap bahwa Gary Iskak diduga tidak menggunakan helm saat mengendarai motornya sebelum kecelakaan. Hal ini didasarkan atas hasil penyelidikan di lokasi kejadian, di mana helm tidak ditemukan.
“Diduga demikian (Gary Iskak tidak pakai helm saat kejadian). Nggak ada (helm di lokasi),” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicholas Ary Lilipaly.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa motor Gary menabrak pohon hingga mengalami luka di kepala. Korban kemudian meninggal di RSPPN Soedirman.
Kecelakaan terjadi saat Gary mengendarai motornya dari arah timur ke barat di Jalan Kesehatan Raya, Pesanggrahan. Sesampainya di depan Rainbow Car Wash, korban menabrak pohon dan mengalami cedera parah.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











