My WordPress Blog

4 Tempat Berbahaya di Jakarta, Kasus Terbaru di Marunda dengan Senjata Airsoft

Aksi Begal Kembali Marak di Jakarta, Korban Sekuriti Terluka

Aksi begal kembali menjadi perhatian masyarakat Jakarta. Pada akhir November lalu, seorang sekuriti menjadi korban pembegalan yang dilakukan oleh dua pelaku menggunakan celurit dan airsoft gun di wilayah Marunda, Jakarta Utara. Kejadian ini menunjukkan kembali meningkatnya tingkat kejahatan di Ibu Kota.

Polisi telah menangkap satu pelaku berinisial DF (25 tahun) yang bertindak sebagai pengendara motor. Satu pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga sebagai eksekutor yang menembak korban. Kedua pelaku dikenal sebagai spesialis aksi begal di kawasan Marunda dan Muara Gembong, Bekasi.

Kasus lain juga terjadi di beberapa lokasi di Jakarta, dengan modus yang berbeda tetapi sama-sama menargetkan pengendara sepeda motor. Berikut adalah empat lokasi rawan begal yang dikumpulkan dari berbagai sumber:

1. Marunda, Jakarta Utara

Pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 03.00 WIB, seorang sekuriti perumahan sedang pulang kerja ketika tiba-tiba dipepet dua pelaku berboncengan motor di Jalan Sungai Kendal, Marunda, Cilincing. Pelaku mengancam korban dengan celurit dan airsoft gun. Korban ditembak di bagian perut kanan dan ditebas hingga mengalami luka di dada. Setelah melaporkan kejadian tersebut, polisi berhasil menangkap satu pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

2. Jembatan Lima, Tambora

Dua pria diduga begal beraksi di kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Kamis (23/10) malam. Salah satu pelaku melepas tembakan ke udara, namun peluru justru memantul dan mengenai warga. Keduanya kemudian ditangkap warga dan menjadi sasaran amukan massa. Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengatakan kedua pelaku kini kritis dan masih dirawat sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Polisi telah menyita senjata api rakitan yang digunakan.

3. Cempaka Putih, Jakarta Pusat

Seorang remaja Baduy Dalam, Repan (16), menjadi korban begal di Jalan Pramuka Raya pada Minggu (26/10/2025) dini hari. Empat pelaku menyerang korban dan merampas 10 botol madu dagangan, ponsel, dan uang Rp3 juta. Ketua Relawan Jaga Banten, Bahroji, mengecam keras kejadian tersebut. Ketua LBH Bapeksi Banten, Abdul Malik Fajar, menegaskan korban harus mendapat pendampingan hukum.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah adanya penolakan perawatan rumah sakit terhadap korban. Ia menilai kendala yang terjadi lebih pada komunikasi karena perbedaan bahasa.

4. Cakung, Jakarta Timur

Aksi begal juga terjadi pada seorang siswa SMP di Cakung. Peristiwa ini viral melalui akun Instagram @infopenggilingan. Dalam video terlihat dua pelaku memepet korban, satu mencoba membawa motor, sementara pelaku lain berjaga. Aksi itu berhasil digagalkan warga yang menendang motor hingga pelaku terjatuh.

Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro, membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah memeriksa lokasi dan menyelidiki pelaku, namun korban tidak membuat laporan karena tidak ada barang hilang.

Hubungan dengan Penyalahgunaan Narkoba

Guru Besar Antropologi Sosial UNIMED, Prof. Ibrahim Gultom, menilai maraknya aksi begal tak dapat dilepaskan dari penyalahgunaan narkoba. “Perilaku begal tidak bisa dilepas dari fenomena narkoba. Keduanya beririsan. Oleh karena itu perang terhadap begal harus juga dibarengi perang terhadap narkoba,” ujarnya kepada Tribun Medan.

Ia menambahkan kondisi keluarga, tekanan ekonomi, hingga situasi politik dapat memicu munculnya perilaku menyimpang tersebut. Ia juga meminta adanya kajian mendalam mengenai motif hingga jaringan pelaku.

Ibrahim menilai kepolisian harus bekerja berdasarkan SOP serta tidak terpengaruh opini publik. “Menumpas kejahatan bukanlah semata-mata tugas kepolisian melainkan tugas bersama semua komponen masyarakat,” tegasnya.






Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *