My WordPress Blog

Janda Muda Tewas Dibunuh Pacar TNI, Jasad Dibuang dan Dimakan Biawak

Kasus Pembunuhan Janda Muda di Baubau, Sulawesi Tenggara

Seorang janda muda berinisial WK (23) ditemukan tewas dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Kelurahan Lakologou, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Kejadian ini mengejutkan warga setempat dan menjadi perhatian besar dari berbagai pihak. Dugaan sementara menyebutkan bahwa korban dibunuh oleh kekasihnya sendiri, seorang anggota TNI berinisial Prada Y.

Awal Perkenalan dan Hubungan dengan Pelaku

Awal perkenalan WK dengan Prada Y terjadi melalui dunia maya. Hubungan keduanya berkembang hingga menjadi hubungan asmara. Pada November 2025, Prada Y bahkan dikenalkan kepada keluarga korban saat acara keluarga. Para tetangga juga diketahui mengetahui hubungan spesial antara keduanya.

Namun, tidak lama setelah mengenal keluarga korban, WK ditemukan tewas dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Jasadnya ditemukan telanjang dengan luka bakar di seluruh tubuhnya. Selain itu, ditemukan luka sayat di leher dan pukulan benda tumpul di kepala. Hasil olah TKP juga menemukan botol bekas berisi sisa bahan bakar minyak di sekitar tubuh korban.

Kondisi Jasad Korban

Jasad WK ditemukan pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 12.30 Wita. Saat ditemukan, jasad korban telah dimakan biawak. Iptu Rino Asnan, Kasi Humas Polres Baubau, menjelaskan bahwa awalnya warga melihat ada hewan yang mengerumuni sesuatu. Setelah dicek, ternyata itu adalah jasad korban tanpa busana.

Biawak adalah jenis kadal besar yang hidup di berbagai tempat seperti hutan, sungai, rawa, pantai, dan bahkan di sekitar permukiman penduduk. Korban ditemukan dalam keadaan membusuk dengan sejumlah luka di tubuhnya. Menurut hasil visum sementara, ditemukan luka robek di leher akibat benda tajam, luka di kepala diduga karena benda tumpul, serta luka bakar di seluruh tubuh.

Penanganan Kasus oleh Aparat

Setelah menerima laporan, Tim Inafis Polres Baubau tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 Wita untuk melakukan pemeriksaan intensif. Berdasarkan hasil olah TKP awal, polisi menemukan sejumlah benda mencurigakan, seperti botol bekas berisi sisa BBM dan pakaian dalam wanita yang sudah dalam kondisi terbakar di sekitar lokasi kejadian.

Kasus ini melibatkan dua oknum TNI dari Batalyon Yonif TP 823/Raja Wakaaka, yaitu Prada Y dan Prada Z. Keduanya diketahui masih berusia 19 tahun dan baru menyelesaikan pendidikan militer pada pertengahan 2025. Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut. “Kami masih mendalami semuanya. Motif dan kronologi belum bisa disampaikan saat ini,” ujarnya.

Penahanan Terduga Pelaku

Prada Y dan Prada Z telah ditahan oleh Sub Denpom di Kota Baubau. Danbrigif TP 29/Mekongga, Kolonel INF Arfiandy Bayu Laksono, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti. “Apabila terbukti nanti dan masuk dalam tahap penyidikan serta menjadi tersangka kami sesuaikan dengan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Pihaknya juga mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga yang ditinggalkan serta mengaku akan bertanggung jawab. “Kami juga memohon maaf kepada masyarakat Kota Baubau serta akan bertanggung jawab,” tegasnya.

Sosok Korban

WK merupakan janda dua anak yang tinggal berpisah dengan kedua orang tuanya. Semasa hidupnya, ia tinggal di kosan yang berada di kawasan Kecamatan Wolio, Baubau. Ia sesekali mengunjungi rumah orang tuanya di Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, yang berjarak 14 KM dari Kecamatan Wolio tempat korban tinggal.

Kunjungan terakhir korban ialah Minggu (21/12/2025) pagi sebelum dirinya ditemukan tewas mengenaskan di bawah jembatan permandian Kogawuna, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara sekira pukul 12.30 wita. WK lahir pada 17 Agustus 2002. Ia kerap mengabadikan kesehariannya di media sosial. Dari sinilah, ia terlihat gemar memasak dan berolahraga.

Reaksi Masyarakat

Kasus pembunuhan WK menjadi sorotan luas masyarakat Baubau, terlebih karena melibatkan oknum aparat dan dilakukan dengan cara yang brutal. Proses hukum diharapkan berjalan transparan dan tuntas untuk mengungkap kebenaran serta memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *