My WordPress Blog

Bantu Pemulihan Korban Bencana, Dompet Dhuafa Buka 5 Rumah Tinggal di Aceh Tamiang

Program Rumah Sementara Dompet Dhuafa di Aceh dan Wilayah Sumatera

Dompet Dhuafa baru-baru ini meresmikan lima unit Rumah Sementara (Rumtara) pertama di Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Peresmian ini dilakukan pada Rabu (31/12/2025) sebagai bagian dari upaya untuk membantu pemulihan bagi para penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), sebanyak 171.379 unit rumah mengalami kerusakan atau bahkan hancur akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Dompet Dhuafa menargetkan pembangunan sebanyak 1.000 unit Rumtara di tiga provinsi tersebut. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan rencana penyelesaian 200 unit pada Januari 2026. Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan beberapa unit hunian sementara yang diberi nama Rumtara dan berharap dapat mencapai target 1.000 unit dalam satu tahun ke depan.

Peresmian lima unit Rumtara di Aceh Tamiang juga menjadi awal pelaksanaan program 1.000 Rumtara untuk wilayah Sumatera. Setelah peresmian ini, pembangunan akan dilanjutkan di wilayah Pidie Jaya, Aceh, serta sejumlah titik lain di Sumut dan Sumbar. Rumtara yang dibangun oleh Dompet Dhuafa akan berdiri di lahan bekas rumah setiap penerima manfaat dengan luas bangunan 4,8 x 4,8 meter.

Penerima manfaat akan diprioritaskan bagi para penyintas bencana yang telah tinggal di pengungsian selama lebih dari sebulan, kelompok lansia yang rumahnya hancur dan tidak dapat ditinggali, janda maupun yatim, serta ustaz atau guru honorer. Ahmad Juwaini memohon dukungan dari masyarakat Indonesia, mitra-mitra kebaikan, dan donatur untuk mendukung tercapainya target pembangunan 1.000 unit Rumtara.

Fasilitas Pendukung dan Program Pemulihan

Selain Rumtara, Dompet Dhuafa juga menyediakan fasilitas pendukung di sekitar area Rumtara, seperti sumur atau sumber air, listrik, taman bermain, musala, dan lain sebagainya. Di bidang kesehatan, Dompet Dhuafa akan mengaktifkan kembali klinik atau fasilitas kesehatan (faskes), pos medis, pos gizi, serta layanan difabel.

Di bidang pendidikan, akan disediakan Sekolah Ceria, sekolah darurat, bantuan dukungan pendidikan atau school kit, renovasi sekolah, hingga Komunitas Pendidikan Pembelajaran Darurat. Untuk memulihkan ekonomi masyarakat, Dompet Dhuafa berkomitmen melakukan perbaikan sektor usaha, cash for work, serta modal usaha (Mufakat).

Selain itu, Dompet Dhuafa juga senantiasa menyiapkan kebutuhan air bersih melalui mobil tangki air, musala darurat, renovasi masjid, dan layanan servis motor gratis.

Respons Darurat yang Konsisten

Sejak hari pertama bencana hingga saat ini, Dompet Dhuafa telah konsisten memberikan respons darurat. Tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa sudah berada di lokasi sejak akhir November 2025 untuk menolong para penyintas dan mencari korban terdampak.

Dompet Dhuafa juga menggulirkan program bantuan melalui beragam cara agar dapat mencapai lokasi, baik melalui darat, laut hingga udara. Salah satunya adalah menyalurkan bantuan seberat tiga ton melalui jalur udara untuk menyasar wilayah terpencil di Takengon, Aceh Tengah. Bantuan tersebut dapat disalurkan berkat dukungan mitra dari MK Skin, Dricha, dan Melanin Hero yang mendanai pesawat untuk mengirimkan bantuan.

Selain itu, Dompet Dhuafa bersama Food Station juga telah menyalurkan bantuan seberat 60 ton melalui jalur laut menuju Belawan, Medan. Bantuan ini kemudian didistribusikan ke titik pengungsian di Sumut, Sumbar, dan Aceh. Selain itu, Dompet Dhuafa juga mengirimkan 75 ton bantuan yang berasal dari donasi cabang-cabang Dompet Dhuafa. Bantuan ini dikirimkan ke Aceh melalui jalur lintas Provinsi Riau.

Kolaborasi dan Dukungan Luas

Seluruh program yang dijalankan Dompet Dhuafa tidak terlepas dari kolaborasi mitra kebaikan, baik corporate, brand, komunitas, personal maupun organisasi lain. Sejumlah tokoh hingga influencer juga berkontribusi menyalurkan bantuan untuk Aceh dan Sumatera, seperti Ria Ricis, Chiki Fawzi, Benu Boeloe, dan Marcella Zalianti.

Adapun brand yang terlibat dalam aksi kemanusiaan Dompet Dhuafa antara lain adalah MAKUKU, Paragon, Purela, dan puluhan brand lain. Dari kelompok komunitas, terdapat Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56, MBloc, YouthRanger, Ngamen Untuk Sumatra bersama NdarBoy Genk, Is Pusakata, Panji Sakti, Hadad Alwi, dan kolaborator lain.

Berdasarkan respons darurat yang terus berjalan hingga 30 Desember 2025, Dompet Dhuafa telah menyampaikan amanah donatur dan menjangkau 117.386 penerima manfaat di tiga provinsi. Melalui DMC Dompet Dhuafa, tim telah mengevakuasi 226 jiwa, menyiapkan makanan siap saji untuk 11.765 jiwa, melakukan 1.236 aksi bersih-bersih, serta menyediakan layanan dapur umum untuk 54.608 jiwa, pos hangat untuk 13.570 jiwa, dan 550 layanan dapur keliling.

Dompet Dhuafa juga membuka layanan pos WiFi untuk 2.184 jiwa, menyiapkan paket sembako untuk 5.814 jiwa, mendistribusikan air bersih untuk 4.790 jiwa, mengirim bantuan non-logistik untuk 1.928 jiwa, menyiapkan 49 taman ceria. Di bidang kesehatan, Dompet Dhuafa membuat 24 layanan refleksi, 501 kesehatan produksi, layanan psychological first aid untuk 1.079 jiwa, kesehatan keliling untuk 4.378 jiwa, mendistribusikan kebutuhan bayi, ibu, dan lansia sebanyak 1.899 jiwa, serta menghadirkan corner gizi untuk 2.162 jiwa, dan layanan ambulans.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga mendirikan layanan gerai cuci bagi 901 jiwa, serta mendistribusikan kebutuhan pangan untuk 7.208 jiwa, hygiene kit untuk 2.020 jiwa, school kit untuk 171 jiwa, paket kitchen kit untuk 66 jiwa, family kit untuk 30 jiwa, dan muslim kit untuk 225 jiwa.

Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *