Pengalaman Nongkrong dengan Tas yang Selalu Dibawa oleh Emak-Emak
Di zaman sekarang, hampir semua penduduk yang tinggal di kota besar pernah menghabiskan waktu untuk nongkrong bersama teman, kerabat, atau saudara. Tempat nongkrong tidak hanya terbatas pada kafe saja, bahkan sekadar janji ketemu di warkop untuk minum segelas Good Day Freeze pun bisa disebut sebagai nongkrong.
Bagi sebagian perempuan, membawa tas saat nongkrong adalah keharusan. Terlebih jika sudah menyandang status emak-emak. Tas yang dibawa bukan sembarangan, karena bagi mereka, tas merupakan “alat tempur” ketika bepergian keluar rumah. Jadi, jangan heran jika isinya tidak hanya dompet saja.
Peran Tas dalam Kehidupan Sehari-hari
Sekarang, uang tunai sudah mulai ditinggalkan karena keberadaan smartphone sebagai alat pembayaran. Jadi, cukup bawa gadget saja sudah cukup untuk berbelanja. Asalkan aplikasi Mobile Banking sudah terinstal dan memiliki saldo, maka pembayaran bisa dilakukan kapan saja.
Namun, ternyata tas yang selalu dibawa emak-emak juga memiliki fungsi multifungsi. Berikut beberapa barang yang biasanya ada di dalam tas saat nongkrong:
-
Dompet
Meskipun sudah membawa tas, dompet tetap menjadi bagian penting yang selalu dibawa. Di dalamnya biasanya terdapat uang, kartu debit, E-money untuk bayar parkir, KTP, dan kartu BPJS Kesehatan. KTP sangat penting sebagai identitas ketika bepergian. Saya juga sering membawa fotokopi KTP dan fotokopi kartu BPJS Kesehatan sebagai persiapan tambahan. -
Smartphone
Smartphone adalah barang wajib kedua setelah dompet. Fungsinya tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga bisa digunakan untuk membayar transaksi, mengecek email, atau memesan transportasi online. Misalnya, ketika nongkrong, saya bisa menggunakan aplikasi mobile banking untuk membeli kopi. Selain itu, saya juga bisa mengakses pekerjaan freelance hanya melalui ponsel. -
Tissue (Kering dan Basah)
Tissue memiliki banyak fungsi, terutama untuk menjaga kebersihan. Ketika harus ke toilet umum, tissue basah bisa digunakan untuk membersihkan diri. Atau, jika sedang membawa anak, tissue bisa digunakan untuk membersihkan tangan anak agar tidak terkena benda-benda yang kurang higienis. -
Make Up dan Parfum
Make up dan parfum sering dibawa untuk touch up riasan setelah makan atau minum. Misalnya, lipstick yang luntur bisa segera diperbaiki. Selain itu, parfum juga bisa digunakan setelah sholat di musholla sebelum melanjutkan aktivitas seperti window shopping. -
Kantong Belanja
Harga kantong belanja di supermarket cukup mahal. Untuk menghemat, saya selalu membawa kantong belanja sendiri dari rumah. Saat nongkrong, saya tetap membawanya karena teman-teman saya juga biasanya membawa kantong belanja. -
Charger Handphone
Acara nongkrong sering membuat lupa waktu. Oleh karena itu, charger handphone selalu saya bawa. Banyak tempat nongkrong seperti cafe atau warkop menyediakan colokan listrik di meja, sehingga pengunjung bisa mengisi daya ponsel kapan saja.
Penutup
Meskipun tidak semua emak-emak membawa tas saat nongkrong, sepengamatan saya sebagian besar selalu membawa tas, baik yang berukuran besar maupun kecil. Setiap orang memiliki selera dan kebutuhan masing-masing, dan tidak ada yang salah atau benar dalam hal ini.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."










