OTT KPK di Kantor DJP Jakarta Utara
Pada Jumat malam, 9 Januari 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pegawai pajak Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara. Informasi ini dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi.
“Benar pegawai pajak kantor wilayah Jakarta Utara,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi. Saat ini, para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti mengenai identitas maupun jumlah pihak yang diamankan oleh tim penyidik. KPK juga belum membeberkan detail kasus dugaan korupsi yang melatarbelakangi penangkapan ini, termasuk modus operandi dan jumlah barang bukti uang yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Informasi terakhir menyebutkan bahwa pimpinan KPK akan melakukan gelar perkara atau ekspose pada hari ini, Sabtu (10/1/2026), untuk menentukan tindak lanjut dari hasil OTT tersebut.
OTT KPK Pertama di Tahun 2026
Ini adalah OTT KPK pertama kalinya di tahun 2026. Sepanjang tahun 2025 lalu, KPK melakukan 11 OTT dan menetapkan 118 tersangka kasus korupsi. Berikut data lengkapnya:
- Jumlah OTT KPK: 11 kali sepanjang tahun 2025.
- Jumlah tersangka: 118 orang dalam OTT KPK 2025.
- Operasi senyap: Didominasi dengan penangkapan terhadap pejabat daerah.
- Penangkapan tambahan: Jaksa, wakil menteri, dan direksi di BUMN.
- Pemulihan aset negara: Mencapai Rp 1,53 triliun pada 2025, tertinggi dalam 5 tahun terakhir.
- OTT terbesar: 3 OTT dalam sehari pada 18 Desember 2025 di Banten, Bekasi, dan Kalimantan Selatan.
Daftar OTT KPK Sepanjang Tahun 2025
Berikut adalah rangkuman OTT KPK sepanjang tahun 2025:
- 15 Maret 2025: KPK melakukan OTT pertama dengan menyeret sejumlah Anggota DPRD dan Kepala Dinas PUPR Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.
- 27 Juni 2025: OTT kedua di Mandailing Natal, Sumatera Utara. KPK menangkap 6 orang dan menyita uang tunai sebesar Rp231 juta.
- 8 Agustus 2025: KPK menangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis dan kawan-kawan dalam OTT di tiga lokasi, Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.
- 13 Agustus 2025: KPK menangkap Direktur Utama PT Inhutani V Dicky Yuana dan kawan-kawan dalam OTT yang digelar di Jakarta.
- 20 Agustus 2025: KPK menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel dan 9 orang lainnya dalam OTT di Jakarta.
- 3 November 2025: KPK menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid dan kawan-kawan dalam operasi senyap di Riau.
- 10 Desember 2025: KPK kembali menangkap kepala daerah. Kali ini, komisi antirasuah menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan kawan-kawan.
- 10 Desember 2025: KPK kembali menangkap kepala daerah. Kali ini, komisi antirasuah menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dan kawan-kawan.
- 18 Desember 2025: KPK juga menangkap jaksa dan empat orang lainnya dalam OTT di wilayah Banten.
- Di hari yang sama: KPK juga menangkap dua jaksa dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara (Kejari HSU) dalam OTT di Kalimantan Selatan.
- Hari itu juga: KPK menangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya HM Kunang, dan Sarjan selaku pihak swasta dalam rangkaian OTT di Bekasi.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











