Langkah Nyata Insanul Fahmi untuk Memperbaiki Hubungan Rumah Tangga
Insanul Fahmi akhirnya mengambil langkah nyata untuk memperbaiki hubungan rumah tangganya dengan istri sahnya, Wardatina Mawa. Hal ini dilakukan melalui sebuah video yang diunggah ke media sosial, yang berisi permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh pihak yang terdampak akibat pernikahan sirinya dengan Inara Rusli.
Permintaan Maaf Terbuka sebagai Syarat Pertama
Salah satu syarat utama yang diajukan oleh Mawa adalah agar Insanul Fahmi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Langkah ini dinilai penting untuk menunjukkan kesungguhan dan tanggung jawab atas tindakan yang telah dilakukannya. Dalam video tersebut, Insanul Fahmi menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada istrinya, serta kedua orang tua mertuanya dan keluarga besar yang ikut terlibat dalam polemik ini.
“Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati dan kesadaran penuh sebagai manusia yang tidak luput dari dosa, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada istri saya, Wardatina Mawa,” ujar Insan dalam video tersebut.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar yang merasa terganggu akibat keputusannya menikah siri dengan Inara Rusli. Ia mengakui bahwa tindakannya telah menciptakan kegaduhan dan meninggalkan luka mendalam bagi orang-orang terdekatnya.
Penjelasan Detail Mengenai Pernikahan Siri
Selain permintaan maaf, salah satu syarat lain yang diajukan oleh Mawa adalah agar Insan menjelaskan secara jujur dan detail mengenai bukti pernikahan sirinya dengan Inara Rusli yang disebut berlangsung pada 7 Agustus 2025. Hal ini menjadi bagian penting dari proses penyelesaian masalah antara keduanya.
Menurut informasi yang diperoleh, tim kuasa hukum Insan menegaskan bahwa kliennya tidak memiliki kendala untuk memenuhi syarat tersebut. Bukti pernikahan siri pun diklaim sudah berada di tangan mereka.
“Jadi ya saya tegaskan di sini, kalau masalah dua syarat ini, mungkin kita akan lakukan secepat mungkin ya. Mungkin kalau enggak hari ini, besok,” ujar Tommy Tria Yunanto, kuasa hukum Insanul Fahmi.
Tommy menambahkan bahwa keterlambatan selama ini murni karena kendala teknis waktu. Bukan karena kesulitan mengumpulkan bukti. “Enggak ada (kesulitan), enggak ada. Semua bukannya kesulitan nyiapin, tapi memang waktunya,” tegasnya.
Kesadaran atas Kegagalan dalam Menjaga Rumah Tangga
Insanul Fahmi juga menyadari bahwa keputusannya menikah siri dengan Inara Rusli merupakan bentuk kegagalan terbesar dalam hidupnya. Ia mengaku tidak mampu menjalankan peran sebagai kepala keluarga yang seharusnya menjaga kehormatan dan melindungi keutuhan rumah tangga.
“Dari lubuk hati terdalam, saya mengakui penyesalan saya. Saya menyesal, telah gagal menjaga amanah dan kehormatan rumah tangga kami,” jelasnya.
Ia juga menyadari bahwa tindakannya telah menghancurkan kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun dalam rumah tangganya. “Saya sadar, saya telah menghancurkan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun serta menimbulkan kegaduhan yang membebani istri dan keluarga besar,” tambahnya.
Komitmen untuk Memperbaiki Akhlak dan Bertanggung Jawab
Insanul Fahmi menegaskan bahwa ke depan fokus hidupnya adalah satu: memperbaiki akhlaknya, bertanggung jawab sepenuhnya kepada keluarga, terlebih anak, dan menaati segala proses hukum yang berlaku dengan kooperatif.
“Izinkan permohonan maaf ini menjadi langkah awal saya untuk mengakui kesalahan saya secara jantan, tanpa tapi dan tanpa pembelaan,” ujarnya.
Dalam video tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada Mawa karena telah merusak kepercayaan. Ia berharap permintaan maafnya diterima oleh publik, khususnya oleh istri sahnya.











