My WordPress Blog

Suderajat Akui Takut Jualan Es Gabus, Kapolres Beri Jaminan

Kehidupan Suderajat Pasca-Viral Tuduhan Es Gabus Berbahan Spons

Suderajat (49), seorang penjual es gabus, sempat merasa takut untuk kembali berjualan setelah dituduh menggunakan bahan spons dalam produknya. Keadaan ini memicu perhatian dari aparat kepolisian yang kemudian memberikan jaminan keamanan dan keselamatan baginya.

Penjelasan Awal Tuduhan

Kasus ini dimulai dari sebuah video viral yang menampilkan dua pria bernama Ikhwan dan Heri yang menyampaikan tuduhan bahwa es gabus yang dijual oleh Suderajat mengandung bahan spons. Video tersebut diunggah melalui akun Instagram @feedgramindo. Dalam video tersebut, Ikhwan menunjukkan es gabus dan menyatakan bahwa bahan yang digunakan adalah spons. Ia juga menyebutkan bahwa es tersebut tidak layak dikonsumsi karena rasanya berbeda dari kue biasanya.

Heri, yang juga terlibat dalam video tersebut, bertanya kepada Suderajat tentang keberlanjutan usahanya jika berhenti berjualan. Ia menegaskan bahwa jika anak-anak kecil memakan es tersebut, bisa menyebabkan penyakit.

Tanggapan Polisi

Tuduhan ini membuat warga setempat khawatir, sehingga seorang pelapor bernama M. Arief Fadillah (43) melaporkan dugaan penjualan makanan berbahaya tersebut melalui call center 110 pada Sabtu (24/1/2026). Pelaporan ini dilakukan karena Suderajat diduga menjual berbagai jenis es, termasuk es gabus, agar-agar, cokelat meses, serta sisa kue.

Tim piket Reskrim Polsek Kemayoran mendatangi lokasi di wilayah Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Hasil Pemeriksaan Laboratorium

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya, seluruh barang dagangan milik Suderajat, termasuk es kue, es gabus, agar-agar, dan cokelat meses, dinyatakan aman dan layak dikonsumsi. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa produk tersebut tidak mengandung zat berbahaya.

Namun, untuk memastikan hasil yang lebih pasti dan ilmiah, sampel juga dikirim ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. Sampel tersebut masih dalam proses pengujian.

Jaminan Keselamatan dari Polisi

Suderajat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap stigma yang beredar dan rasa takut menjadi sasaran kekerasan jika kembali berjualan, khususnya di wilayah Kemayoran. Ia mengatakan, “Takutnya diincar, takut dibilang es racun gitu. Takutnya, kan bocah-bocah begitu.”

Menanggapi hal ini, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras dan Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah memberikan jaminan keselamatan bagi Suderajat jika ia kembali berjualan. Mereka menegaskan bahwa tidak ada racun dalam produk es gabus yang dijual oleh Suderajat.

Bantuan dari Pihak Berwajib

Selain itu, Suderajat juga menerima bantuan berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio dan modal usaha dari Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan untuk membantu Suderajat kembali berjualan dengan tenang.

Penelusuran Lokasi Pembuatan Es

Polisi juga melakukan penelusuran ke lokasi pembuatan es di Depok untuk memastikan bahwa seluruh proses produksi es tidak menggunakan bahan berbahaya atau spons, sebagaimana tuduhan yang sempat beredar.

Dengan adanya jaminan dari aparat kepolisian dan hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan bahwa es gabus aman dikonsumsi, Suderajat mulai percaya diri untuk kembali berjualan. Ia berharap masyarakat dapat mempercayai produknya dan kembali membeli es gabus tanpa takut akan bahaya.


Askanah Ratifah

Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *