My WordPress Blog
Hukum  

Poin-poin penting putusan perceraian Marissa Anita dan Andrew Trigg

Kabar Perceraian Marissa Anita dan Andrew Trigg

Kabar yang cukup mengejutkan sekaligus menyita perhatian publik baru saja datang dari dunia hiburan tanah air. Rumah tangga aktris berbakat Marissa Anita dan suaminya, Andrew Trigg, yang selama ini dikenal jauh dari terpaan gosip miring, kini telah resmi dinyatakan berakhir.

Melalui ketetapan hukum, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menyatakan bahwa keduanya sah bercerai pada Senin (26/1/2026). Keputusan pahit ini nyatanya bukanlah sebuah langkah yang diambil secara mendadak atau emosional semata. Gugatan cerai tersebut diketahui telah diajukan oleh Marissa sejak tahun 2025 lalu, setelah melalui berbagai pertimbangan panjang dan mendalam. Setelah melewati serangkaian proses persidangan dan upaya mediasi yang tidak membuahkan hasil, pihak pengadilan akhirnya memutuskan bahwa mahligai pernikahan mereka memang sudah tidak bisa dipertahankan lagi demi kebaikan bersama.

Berikut ini adalah beberapa poin utama dari isi putusan cerai Marissa Anita dan Andrew Trigg yang menandai babak baru dalam kehidupan mereka masing-masing.

1. Diputus Secara Sah Sesuai Data di SIPP

Gugatan cerai yang diajukan Marissa Anita terhadap Andrew Trigg resmi diputus melalui sistem e-court di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Segala proses persidangan tercatat rapi secara administratif dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dengan nomor perkara 785.

Majelis hakim menyatakan telah memverifikasi seluruh dokumen secara hukum dan mengabulkan gugatan tersebut sepenuhnya. “Jadi sesuai data di SIPP perkara nomor 785, perkara perceraian dengan penggugat Marissa Anita dan Trigg Andre David diputus sebagaimana di dalam data SIPP, putusan mengabulkan gugatan seluruhnya,” jelas Sunoto, juru bicara PN Jakarta Pusat.

2. Kondisi Rumah Tangga yang Sudah Tidak Bisa Dipertahankan

Salah satu pertimbangan utama majelis hakim dalam mengambil keputusan ini terkait kondisi rumah tangga yang dinilai sudah tidak mungkin lagi untuk diperbaiki. Sebelum sampai ke tahap putusan, keduanya telah menjalani proses mediasi namun tidak membuahkan hasil.

Pihak pengadilan menjelaskan bahwa adanya perselisihan yang terjadi secara terus-menerus menjadi dasar utama cerai ini. Hubungan suami istri di antara mereka dianggap sudah tidak lagi harmonis, sehingga tidak memungkinkan bagi keduanya untuk kembali rukun di masa depan.

3. Tidak Ada Tuntutan Terkait Harta Gana-Gini

Dalam amar putusannya, majelis hakim sama sekali tidak mengatur mengenai pembagian harta gana-gini atau harta bersama. Hal ini dikarenakan sejak awal pengajuan gugatan, Marissa Anita memang tidak memasukkan tuntutan terkait aset kekayaan.

Keputusan ini menunjukkan bahwa Marissa lebih fokus pada pemutusan ikatan pernikahan secara sah daripada memperpanjang perkara ke ranah pembagian aset. “Mengenai harta gono-gini, sepertinya tidak ada dalam tuntutan,” ucap Sunoto.

4. Salinan Putusan Dapat Diakses Secara Daring

Pemanfaatan teknologi e-court membuat proses hukum ini menjadi lebih praktis dan transparan. Dikarenakan diputus secara elektronik, Marissa maupun Andrew tidak perlu datang langsung ke pengadilan untuk mengambil salinan putusan.

Dokumen resmi tersebut kini sudah diunggah ke dalam sistem dan dapat langsung diunduh oleh pihak yang bersangkutan secara daring. “Putusannya secara e-court, diunggah di sistem e-court dan dapat diakses oleh para pihak yang bersangkutan,” tutup Sunoto.

Itulah beberapa poin isi putusan cerai Marissa Anita dan Andrew Trigg. Meskipun perpisahan adalah hal yang berat, kedewasaan keduanya dalam menyelesaikan proses hukum tanpa sengketa tentu patut diapresiasi.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *