Drama Korea dengan Konflik Pencurian Identitas
Drama Korea sering kali menyajikan berbagai tema menarik yang mampu memancing perhatian penonton. Salah satu topik yang sering dibahas adalah tentang pencurian identitas, sebuah isu yang tidak hanya menarik secara naratif tetapi juga memiliki dimensi moralitas yang kompleks. Dalam beberapa drakor, karakter-karakter utama terlibat dalam tindakan mencuri identitas orang lain untuk berbagai alasan, baik itu karena ambisi, kebutuhan, atau bahkan kesalahpahaman.
Berikut ini adalah lima judul drama Korea yang mengangkat konflik pencurian identitas sebagai salah satu elemen utamanya. Meskipun mereka melakukan hal tersebut, tidak semua dari mereka dianggap sebagai antagonis. Berikut adalah daftar lengkapnya:
1. The Art of Sarah (2026)
The Art of Sarah merupakan drakor orisinal Netflix yang mengusung genre thriller dan misteri. Cerita ini dimulai dengan ditemukannya jasad tanpa identitas yang diduga sebagai Sarah Kim (Shin Hae Sun). Namun, penyelidikan yang dilakukan oleh Detektif Park Mu Gyeong (Lee Joon Hyuk) menghadapi kendala karena nama Sarah Kim sebenarnya tidak ada dalam sistem administrasi kependudukan.
Pencurian identitas dalam drakor ini berkaitan dengan nama Sarah Kim. Seorang gadis bernama Kim Mi Jeong (Lee E Dam) tidak tercatat di sistem kependudukan karena ia selama ini hidup dalam pelarian. Setelah mengetahui rahasia bahwa Sarah Kim sebenarnya adalah seorang penipu, Kim Mi Jeong merencanakan pembunuhan agar bisa hidup dengan identitas Sarah Kim yang kaya. Sayangnya, rencana ini berujung pada kematian Kim Mi Jeong sendiri.
2. Anna (2022)

Sebagaimana kisah Sarah Kim di The Art of Sarah, drakor Anna juga mengangkat isu identitas yang dipakai oleh dua perempuan. Yang asli dan yang palsu. Drakor ini dibintangi oleh Bae Suzy, Jung Eun Chae, Kim Jun Han, dan Park Ye Young sebagai pemeran utama.
Cerita ini berpusat pada Lee Yumi (Bae Suzy), seorang gadis yang lahir dengan nama asli Lee Yumi. Namun, ambisi besar dan kondisi kemiskinannya membuatnya berbohong soal latar belakang, pendidikan, bahkan namanya. Ia akhirnya menggunakan identitas Lee Anna, mantan bosnya di galeri seni. Masalah muncul ketika Lee Anna asli muncul dan mengancam mengungkap kebohongan yang telah ia bangun selama ini.
3. Castaway Diva (2023)

Berbeda dengan drakor lain di daftar ini, Castaway Diva tidak mengusung genre thriller. Drakor ini termasuk dalam kategori heartwarming dan menceritakan Seo Mok Ha (Park Eun Bin) yang terdampar di pulau selama 15 tahun. Setelah kembali ke peradaban, ia berusaha mengejar impiannya sebagai penyanyi.
Konflik mengenai pencurian identitas muncul melalui kisah keluarga Kang Bo Geol (Chae Jong Hyeop). Selama belasan tahun, mereka memakai identitas orang lain yang dinyatakan hilang. Masalah timbul ketika kerangka ditemukan di sebuah danau, sehingga mengungkap rahasia yang telah disembunyikan selama bertahun-tahun.
4. Karma (2025)

Karma dibintangi oleh sederet bintang papan atas seperti Park Hae Soo, Shin Min Ah, Lee Hee Joon, Kim Sung Kyun, Lee Kwang Soo, serta Gong Seung Yeon. Mayoritas karakter utama dalam drakor ini adalah para penjahat. Salah satunya adalah Kim Beom Jun (Park Hae Soo).
Kim Beom Jun ingin kabur dari kejaran polisi, sehingga ia memalsukan kematiannya dengan membunuh seseorang lalu bertukar identitas dengan korban. Namun, aksi pencurian identitas ini akhirnya memberikan karma yang paling menyakitkan baginya.
5. Flower of Evil (2020)

Flower of Evil menggabungkan genre romance, misteri, dan thriller. Cerita ini mengangkat pasangan suami istri Baek Hee Sung (Lee Joon Gi) dan Cha Ji Won (Moon Chae Won). Saat menyelidiki kasus pembunuhan, Cha Ji Won mulai mencurigai suaminya sebagai pelaku.
Suami Cha Ji Won digambarkan melakukan berbagai tindakan mencurigakan karena memiliki rahasia terpendam. Salah satunya adalah fakta bahwa ia bukanlah Baek Hee Sung yang asli. Ia memakai identitas ini selama bertahun-tahun, dan kebohongannya didukung oleh orangtua dari Baek Hee Sung asli.
Kelima drakor di atas menceritakan tokoh yang melakukan pencurian identitas. Mereka hidup dengan nama orang lain dan menutupi hal ini. Meski demikian, sebagian dari mereka memiliki alasan menyedihkan di balik tindakan tersebut. Apakah kamu sudah menonton lima judul di atas?











