Kehidupan Lee Ui Yeong dalam Drama The Practical Guide to Love
Lee Ui Yeong, yang diperankan oleh Han Ji Min, adalah sosok perempuan yang sangat tangguh dan mandiri sejak muda. Dalam drama The Practical Guide to Love, ia menunjukkan bagaimana perjalanan hidupnya yang penuh tantangan membentuk dirinya menjadi wanita karier yang kuat. Namun, di balik kesuksesannya, ia juga menghadapi berbagai penyesalan yang terasa begitu dalam.
Dari usia 20-an hingga 30-an, Lee Ui Yeong telah menjalani kehidupan yang penuh dengan kerja keras. Ia harus menyeimbangkan kuliah dengan berbagai pekerjaan paruh waktu demi bertahan hidup. Kini, ketika ia sudah lebih mapan, ia justru mulai merenungkan kembali keputusan-keputusan masa lalu yang menyisakan penyesalan. Berikut lima penyesalan utama yang dialami Lee Ui Yeong dalam drama ini:
- Menolak Perasaan Kang Do Hyun
Di masa kuliah, Lee Ui Yeong pernah menerima pengakuan cinta dari juniornya, Kang Do Hyun. Saat itu, ia tidak benar-benar mempertimbangkan perasaan tersebut karena fokusnya hanya pada tugas kuliah dan pekerjaan paruh waktu. Ia merasa tidak memiliki waktu atau ruang untuk hubungan romantis.
Keputusan itu awalnya terasa masuk akal, tetapi ketika ia kembali bertemu dengan Kang Do Hyun, ia menyadari bahwa ia mungkin terlalu cepat menutup pintu bagi seseorang yang tulus menyukainya.
- Berharap Kang Do Hyun Masih Menyukainya

Pertemuan kembali dengan Kang Do Hyun membuat Lee Ui Yeong mengharapkan bahwa pria itu masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu. Ia bahkan membayangkan bahwa waktu telah mengubah dirinya menjadi seseorang yang lebih siap untuk mencintai.
Sayangnya, kenyataan tidak sesuai harapan. Kang Do Hyun justru menunjukkan ketertarikan kepada anak magang di departemennya, yang membuat Lee Ui Yeong sadar bahwa harapan pada masa lalu bisa berujung pada kekecewaan.
- Mengira Cinta Akan Datang Sendiri

Ketika memasuki usia 30-an, Lee Ui Yeong merasa hidupnya stabil. Ia memiliki pekerjaan tetap dan rutinitas yang teratur. Dalam pikirannya, kondisi ini seharusnya membuat cinta datang sendiri tanpa perlu dicari.
Nyatanya, kehidupan romantisnya tetap tidak berubah. Dari situ, ia mulai memahami bahwa kedewasaan dan kesiapan tidak otomatis menghadirkan cinta.
- Meremehkan Kencan Buta dan Aplikasi Kencan

Lee Ui Yeong selama ini tidak tertarik pada konsep kencan buta. Ia juga menganggap aplikasi kencan sebagai hal yang rumit dan tidak cocok untuk dirinya. Baginya, hubungan yang baik seharusnya muncul secara alami.
Namun, ia mulai menyadari bahwa menutup diri dari berbagai kemungkinan bisa membuatnya kehilangan banyak kesempatan. Penyesalan itu muncul ketika ia merasa waktunya untuk bertemu seseorang semakin terbatas.
- Menghabiskan Masa Muda Hanya untuk Bertahan Hidup

Saat masih muda, prioritas terbesar Lee Ui Yeong adalah bertahan hidup dan menyelesaikan pendidikannya. Ia bekerja keras hampir setiap hari demi membayar kuliah dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Waktu yang ia miliki hampir seluruhnya dihabiskan untuk belajar dan mencari uang.
Kini, ketika hidupnya lebih mapan, ia mulai melihat masa lalu dari sudut pandang yang berbeda. Ia tidak menyesali kerja kerasnya, tetapi ia sadar bahwa kehidupannya dulu terlalu sempit untuk hal-hal lain. Lee Ui Yeong pun mulai bertanya-tanya bagaimana hidupnya jika dulu ia memberi sedikit ruang bagi cinta.
Perjalanan emosional Lee Ui Yeong dalam The Practical Guide to Love menunjukkan bahwa keputusan masa lalu sering kali baru terasa maknanya setelah waktu berjalan cukup jauh. Drama ini pun menghadirkan kisah yang hangat tentang penyesalan, harapan baru, dan keberanian untuk membuka kembali pintu hati yang lama tertutup.











