My WordPress Blog

6 Bocoran Konser Raisa “Love & Let Go” di JCC

Raisa Andriana Kembali Hadirkan Konser Tunggal yang Dinantikan

Raisa Andriana, penyanyi ternama asal Indonesia, kembali mempersiapkan pertunjukan musikal yang sangat dinantikan oleh para penggemarnya. Dengan judul “Love & Let Go”, konser ini akan menjadi salah satu acara musik terbesar pada tahun 2026. Berbagai informasi menarik tentang konser ini telah diungkap dalam sebuah acara press conference yang digelar pada Kamis (5/3/2026) di Cascade Lounge Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Raisa dan Adryanto Pratono, CEO Juni Records. Dari acara tersebut, beberapa bocoran menarik tentang konser Raisa “Love & Let Go” telah diungkap. Berikut adalah rangkuman mengenai hal-hal yang akan ditampilkan dalam konser ini:

Format Residensi 2 Hari di JCC

Konser ini akan digelar selama dua hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 6 dan 7 Juni 2026 di Jakarta Convention Center (JCC). Keputusan untuk menyelenggarakan konser selama dua hari ini merupakan tantangan tersendiri bagi pihak promotor.

“Kita ingin bikin dua hari konser. Kenapa dua hari konser? Karena dua hari konser ini adalah sebuah challenge buat kami sebagai promotor, artis terutama juga bagaimana konsep yang mungkin sudah dilihat di hari pertama tetap menarik minat penonton di hari kedua,” ujar Adryanto.

Promotor menjanjikan bahwa pengalaman yang disajikan pada hari pertama dan kedua akan memiliki kejutan dan nuansa yang berbeda. Hal ini diharapkan bisa memberikan kepuasan maksimal bagi para penonton yang hadir.

Mengusung Konsep “Moviechestra”

Sisi musikalitas konser ini akan terasa sangat magis dan sinematik berkat kolaborasi perdana Raisa dengan Andryanto dan Magenta Orchestra untuk konser solonya. Mereka sepakat mengusung konsep “Moviechestra” atau layaknya soundtrack sebuah film.

“Mungkin kita ngebayangin kalau misalkan kehidupan kita adalah sebuah film, lagu-lagu yang kita dengarkan itu adalah soundtrack-nya, scoring-nya. Jadi kita menginterpretasikannya kayak gitu. Lagu-lagu aku jadi soundtrack di kehidupan mereka,” jelas Raisa.

Konsep unik ini menjanjikan sebuah pengalaman audio visual yang sangat dramatis. Setiap lagu yang dibawakan akan memiliki emosi layaknya adegan film yang sedang berjalan di hadapan penonton.

Desain Panggung Asimetris yang Megah

Pengalaman visual penonton akan semakin dimanjakan dengan desain tata letak panggung yang cukup out of the box. Pihak penyelenggara membocorkan bahwa panggung tidak akan berbentuk 360 derajat, melainkan asimetris.

“Yang paling menarik adalah kita akan menghadirkan asymmetrical stage. Jadi bukan 360, tapi ini asymmetrical. Secara layout desainernya, Yoga coba untuk menggambar terlihat sangat seamless, tidak ada tiang-tiang. Posisi duduk di setiap sudutnya akan menghasilkan experience yang berbeda,” jelas Adryanto.

Desain tanpa tiang penghalang ini diyakini akan menyajikan pertunjukan yang jauh lebih intim dan eksklusif.

Aransemen Ulang Total Bukan Sekadar “Strings”

Keterlibatan Magenta Orchestra rupanya tidak hanya sekadar menjadi pemanis atau latar musik belaka. Seluruh setlist lagu yang dibawakan akan dibongkar dan diaransemen ulang secara total bersama sang komposer.

“Jadi bukan lagu Raisa ditambahin strings gitu. Tapi benar-benar lagunya mau diapain nih? Di kita bikin aransemennya seperti apa, dibongkar seperti apa? Diinterpretasi menjadi sebuah orkestrasi kayak gimana,” lanjut Adryanto.

Adryanto menegaskan komitmennya untuk memberikan sentuhan kejut pada lagu-lagu hits tersebut. Proses bedah lagu ini bahkan dilakukan secara intensif dan antusias hingga dini hari.

Menghadirkan Setlist Lagu “Deep Cut”

Bagi para penggemar setia, bersiaplah mendengarkan kejutan dari daftar lagu yang akan dibawakan nanti. Raisa dan Adryanto sepakat untuk memasukkan lagu-lagu deep cut atau karya yang mungkin jarang diketahui oleh publik luas.

“Ternyata banyak banget lagu-lagu yang kita berdua suka tapi orang lain nnggak ada yang tahu gitu. Mungkin lagunya kurang terkenal atau nggak rada-rada deep cut gitu dari seorang artis tapi kita suka,” jelas Raisa.

Pemilihan lagu-lagu tersembunyi ini diyakini akan menambah kedalaman emosi dari tema konser itu sendiri. Sentuhan personal dari selera musik keduanya dijamin akan menjadi persembahan spesial yang tak terlupakan.

Lagu ‘Jatuh Hati’ Sukses Bikin Menangis

Mengangkat tema “Love & Let Go” yang sangat personal, proses persiapan konser ini ternyata berhasil menguras emosi sang penyanyi. Raisa membocorkan bahwa ia sampai tak kuasa menahan air mata saat pertama kali mendengar hasil aransemen lagu perdananya.

“Kemarin pertama kali yang kita runemen tuh lagu ‘Jatuh Hati’, oh itu aku kayak Nangis loh. Gua sebelum di atas panggung udah puas-puasin nangis dulu sih pas lagi latihan karena kayak seindah itu jadinya,” lanjut Raisa.

Reaksi emosional Raisa ini menjadi bukti nyata betapa magisnya perpaduan aransemen orkestra baru tersebut. Tak heran jika pertunjukan ini digadang-gadang akan menjadi salah satu konser musik paling menguras emosi di tahun 2026.

Almahdi Sharique

Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *