Tindakan Tegas Terhadap Dr. Richard Lee
Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas terhadap dr. Richard Lee, seorang dokter sekaligus kreator konten yang terkenal di dunia kecantikan. Tindakan ini dilakukan setelah ia mangkir dari pemanggilan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen. Pada suatu momen, ia bahkan sedang live di TikTok saat tindakan hukum dilakukan oleh pihak berwajib.
Kini, Richard Lee resmi ditahan di Rumah Tahanan Salemba, Polda Metro Jaya, setelah menjalani pemeriksaan intensif pada Jumat (6/3/2026) malam. Penahanan ini dilakukan karena dugaan penghambatan proses penyidikan. Salah satu alasan utama adalah ketidakhadirannya dalam pemeriksaan tambahan dan tidak menjalani wajib lapor sebagai tersangka. Selain itu, ia juga sempat melakukan siaran langsung di TikTok yang dinilai berkaitan dengan kasus yang sedang berjalan.
Kiprah Richard Lee di Dunia Kecantikan
Richard Lee sudah lama dikenal publik melalui edukasi seputar skincare dan pembahasan produk kecantikan yang beredar di pasaran. Lahir di Medan pada 11 Oktober 1985, ia menempuh pendidikan menengah di SMA Xaverius 1 Palembang. Setelah itu, ia melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya pada 2008.
Selanjutnya, ia meraih gelar magister di Universitas Respati Indonesia dengan gelar MARS atau Magister Administrasi Rumah Sakit. Ia juga menyelesaikan studi doktoralnya di Atlantic International University di Amerika Serikat pada 2021.
Karier dan bisnis kecantikan Richard Lee dimulai sejak 2011 ketika ia bekerja di salah satu anak perusahaan Sinar Mas Group di Palembang. Dua tahun kemudian, ia mulai merintis bisnis di bidang kecantikan dengan mendirikan klinik Athena pada 2013. Klinik tersebut berkembang pesat dan kini memiliki beberapa cabang di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di wilayah Sumatera.
Popularitasnya semakin meningkat setelah aktif membagikan konten edukasi kecantikan di media sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga sering mengulas isu-isu viral di internet. Selain mengelola klinik, Richard Lee juga menjalankan bisnis produk perawatan kulit dengan merek dr. Hen yang diproduksi di pabrik kecantikan miliknya.
Di luar aktivitas bisnis, ia juga aktif sebagai kreator konten di YouTube dengan membahas berbagai isu populer yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Penahanan dan Kehadiran Istri
Terbaru, istri Richard Lee, Reni Effendi, tampak telah menjenguk suaminya ke Rutan. Diketahui dari tayangan video Reyben Entertainment, Reni yang mengenakan kemeja putih dan masker tiba di Rutan pada Jumat malam. Raut wajahnya datar dan tidak mau melihat sorot kamera dari awak media.
Ia tak bergeming dengan rentetan pertanyaan yang dilontarkan terkait penahanan Richard Lee. Wanita lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Palembang ini, memilih diam seribu bahasa dan terus melangkah menuju pintu masuk Rutan bersama seorang pria di depannya.
Unggahan terakhir Reni terkait Richard Lee pun juga tengah disorot warganet. Lewat feed Instagram pribadinya, @renieffendi24, sang dokter kecantikan itu membagikan potongan video siniar YouTube Richard Lee bersama Ustadz Dr. Khalid Basalamah. Keduanya membahas perihal jodoh, bawasannya laki-laki yang baik akan mendapatkan perempuan yang baik, begitu sebaliknya.
“Itu menenangkan saya sekali, saya tidak tahu saya laki-laki baik atau buruk, tapi saya tahu istri saya orang baik,” tegas Richard Lee dalam video. Sembari menyematkan lagu Tanpa Cinta yang dinyanyikan oleh Tiara Andini feat Yovie Widianto, Reni menambahkan potongan foto dan video romantis bersama dengan Richard Lee.
Lewat caption, wanita yang dinikahi Richard Lee sejak 2013 lalu itu, hanya menyematkan emoji hati. Unggahan tersebut langsung menjadi sorotan oleh warganet, di tengah kasus hukum yang menimpa Richard Lee kini.
Penjelasan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menerangkan bahwa Richard Lee sebelum ditahan, sempat menjalani pemeriksaan dari pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Ia harus menjawab 29 pertanyaan dari penyidik.
Selanjutnya, berdasarkan pertimbangan tindakan tersangka, ada dua alasan yang membuat penyidik melakukan penahanan. Kombes Budi menuturkan bahwa tersangka dinilai menghambat proses penyidikan, di antaranya mangkir pemeriksaan dan tidak menjalani wajib lapor sebagai tersangka.
“Tersangka tidak hadir pada pemeriksaan tambahan tanggal 3 Maret 2026 tanpa memberikan keterangan yang jelas,” terang Kombes Budi. Ketidakpatuhan terhadap proses hukum diperkuat dengan aktivitas live di akun TikTok.
“Tersangka juga mangkir wajib lapor pada hari Senin, 23 Februari 2026 dan Kamis, 5 Maret 2026 tanpa alasan yang jelas,” imbuh Kombes Budi. Atas dasar hal tersebut, terhadap tersangka DRL dilakukan penahanan pada pukul 21.50 di rutan Polda Metro Jaya.
Sebelum melaksanakan penahanan, tersangka dilakukan pengecekan kesehatan oleh Biddokes Polda Metro Jaya meliputi pengecekan tensi, saturasi, dan suhu tubuh dengan hasil normal dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa. Menurutnya, barang-barang pribadi tersangka yang tidak terkait proses pembuktian penyidikan telah dititipkan kepada kuasa hukumnya.
Respons dari Dokter Samira Farahnaz
Dokter Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) sebagai pelapor kasus mengaku lega, akhirnya kini perjuangan para korban produk skincare milik Richard Lee terjawab. “Rasanya plong banget, masyarakat Indonesia yang selama ini menjadi korban dari segala kebohongan, segala tipu daya, ucapan dari tersangka DRL akhirnya mendapatkan jawaban,” ungkap Doktif, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Sabtu (7/3/2026).
Wanita yang diketahui aktif mengkritik dan mengulas produk skincare itu kemudian memberikan apresiasi atas kinerja Polda Metro Jaya. Sejak awal Doktif meyakini bahwa Polda Metro Jaya bisa menjalankan tugasnya secara profesional.
“Apresiasi terhadap Polda Metro Jaya yang Doktif yakin ini suatu gebrakan yang sangat luar biasa dengan tekanan yang Doktif tahu Polda Metro Jaya sangat-sangat hebat, merah putih tegak lurus.” “Dari awal Doktif yakin Polda Metro Jaya tidak mampu untuk disiram oleh pihak manapun ya,” ujarnya.
Doktif mengaku dirinya bakal menggelar syukuran atas ditahannya Richard Lee. “InsyaAllah kita besok akan syukuran, Doktif juga akan bawa teman-teman buat kita buka bersama,” ucapnya.











