Kabar Duka: Vidi Aldiano Meninggal Dunia
Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Vidi Aldiano, penyanyi yang dikenal dengan lagu “Nuansa Bening”, meninggal dunia pada hari Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB. Perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan melawan kanker ginjal sejak 2019 akhirnya berakhir di usia 36 tahun.
Vidi dikenal sebagai sosok yang cerdas dan produktif dalam berkarya meskipun sedang menghadapi kondisi kesehatan yang sangat berat. Ia lulus dengan predikat cumlaude dari University of Manchester dan tetap aktif menciptakan karya-karya musik yang membanggakan.
Kepergian Vidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat-sahabatnya. Salah satu rekan dekatnya, Deddy Corbuzier, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat dalam melalui unggahan Instagramnya. Ia menulis, “My heart is broken badly broken. You gone too soon. Beautiful soul.. Vidi Aldiano.”
Pihak keluarga juga memberikan konfirmasi bahwa Vidi telah wafat pada pukul 16.33 WIB. Pesan singkat yang dikirimkan kepada awak media menyebutkan, “Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO.” Selain itu, pesan tersebut juga menyampaikan bahwa Vidi meninggal dalam keadaan tenang di dampingi seluruh keluarga besar.
Siapa Sosok Vidi Aldiano?
Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang kental dengan dunia musik. Ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, adalah seorang wirausaha audio teknologi pemilik V8sound.com, sementara ibunya, Besbarini, adalah seorang guru piano. Darah seni juga mengalir dari sang kakek, S. Darsih Kissowo, seorang penyanyi keroncong legendaris asal Semarang.
Bakat musik Vidi sudah terlihat sejak usia dini. Ia bahkan mulai belajar piano sejak usia tiga tahun. Adik-adiknya juga memiliki minat di bidang seni dan pertanian. Vadi Akbar, adik laki-lakinya, juga memiliki bakat musik, sedangkan Diva Stradivaryan memilih berkarier di bidang pertanian.
Riwayat Pendidikan
Vidi dikenal sebagai selebriti yang sangat menghargai pendidikan. Ia menghabiskan masa sekolah di Yayasan Al-Azhar Jakarta, kemudian melanjutkan studi sarjana di Universitas Pelita Harapan (UPH). Meski sempat mencoba jurusan Teknik Elektro, ia akhirnya lulus dari jurusan Manajemen dengan IPK 3,62.
Setelah menyelesaikan gelar sarjana, Vidi melanjutkan studi magister di University of Manchester, Inggris, dengan program studi Innovation Management and Entrepreneurship. Ia lulus dengan predikat Cumlaude.
Perjalanan Karier Musik
Bakat musik Vidi sudah terlihat sejak kecil. Namun, jalannya menuju kesuksesan tidak instan. Pada tahun 2006, ia pernah mengikuti audisi Indonesian Idol, namun langkahnya terhenti di babak 100 besar.
Nama Vidi mulai meledak pada tahun 2008 lewat album debut Pelangi di Malam Hari dengan hits legendaris seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”. Kariernya terus berkembang hingga album ketiganya, Persona (2016), meraih Triple Platinum dengan penjualan lebih dari 250.000 keping.
Karya Terbaru
Pada 2022, Vidi merilis album Senandika, yang sangat personal. Album ini menceritakan perjalanan hidupnya melawan kanker serta dedikasi cinta untuk istri tercinta, Sheila Dara Aisha. Hingga tahun 2024, Vidi tetap produktif dengan merilis single seperti “Run Back To You”, “Garansi Tepat Waktu”, “Senyumin Dulu Aja”, dan “We Time”.
Kisah Cinta dengan Sheila Dara
Kisah cinta Vidi Aldiano dan Sheila Dara Aisha dimulai saat mereka terlibat dalam serial Stereo pada 2015. Meski sempat berpisah pada 2018, keduanya kembali menjalin hubungan pada 2020. Pada ulang tahunnya yang ke-31, Vidi melamar Sheila dan dilanjutkan dengan lamaran pada 1 Desember 2021.
Mereka menikah pada 15 Januari 2022. Setelah menikah, Vidi mendapat gelar kehormatan Minangkabau, yakni Sutan Sari Alam dari Bukittinggi. Nama Vidi pun menjadi Oxavia Aldiano Sutan Sari Alam.
Berjuang Lawan Kanker
Pada Desember 2019, Vidi didiagnosis kanker ginjal. Sejak operasi pengangkatan ginjal kirinya di Singapura, ia terus berjuang melawan sel-sel kanker yang masih bertahan di tubuhnya. Kanker ginjal menyebar ke beberapa titik di tubuhnya, yang diungkapkannya saat berbincang dengan Deddy Corbuzier pada 2023.
Selama beberapa tahun terakhir, Vidi menjalani berbagai upaya pengobatan, termasuk 10 sesi radiasi dan detoksifikasi di Thailand. Di tengah proses penyembuhan, ia tetap menunjukkan semangat hidup dan dedikasinya kepada para penggemar. Ia bahkan berjanji untuk terus menghibur mereka selama ia masih mampu.
[GAMBAR-0]
Pada awal 2024, Vidi membagikan kabar bahwa kondisinya perlahan membaik setelah menjalani kemoterapi rutin, meskipun sesekali mengalami efek samping. Ia tetap optimis dan berbagi pengalamannya melalui media sosial, memberikan inspirasi kepada banyak orang.
[GAMBAR-1]
Pada November 2024, Vidi menjalani pemeriksaan PET Scan di Penang, Malaysia, untuk memantau perkembangan kesehatannya. Dalam unggahannya, ia mengungkapkan bahwa hasilnya belum sepenuhnya sesuai harapan. “Hasil PET Scannya belum sesuai dengan harapan saya. Hasilnya nggak buruk tapi belum baik juga,” ujarnya dengan jujur.
Perjuangan Vidi terus berlanjut hingga akhir hayatnya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik dan keluarga besar.











