Perjalanan Panjang Danur yang Akhirnya Berakhir
Prilly Latuconsina mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk memerankan sosok Risa Saraswati selama hampir sepuluh tahun dalam perjalanan film Danur di layar lebar. Kini, kisah Risa dan Peter cs akan mencapai akhir melalui film terbaru berjudul Danur: The Last Chapter. Film ini akan tayang di bioskop mulai 18 Maret 2026 dan siap menjadi salah satu tontonan spesial libur Lebaran bagi penonton Indonesia.
Acara Road to Danur: The Last Chapter digelar oleh MD Pictures sebagai rangkaian persiapan untuk penayangan film terbaru ini. Salah satu acara utamanya adalah Intimate Showcase yang diselenggarakan di Auditorium Bandung Creative Hub, Bandung, pada Jumat (6/3/2026). Di acara tersebut, Risa Saraswati menyapa para penggemar setia Danur yang telah mengikuti perjalanan kisah ini selama bertahun-tahun. Bandung adalah kota tempat kisah Risa dan sahabat-sahabat gaibnya pertama kali bermula.
Risa Saraswati adalah penulis kisah Danur yang kemudian diangkat ke layar lebar dan dibintangi oleh Prilly Latuconsina. Dalam suasana hangat dan penuh haru, Prilly membacakan surat untuk Peter cs. Ia mengucapkan terima-kasih karena telah diizinkan memerankan sosok Risa selama hampir sepuluh tahun. “Terima-kasih telah menerimaku memerankan Risa, sahabat yang begitu kalian sayangi,” ujarnya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca. “Arti persahabatan yang tidak berhenti oleh waktu, tidak terhalang oleh dunia yang berbeda, salam hangat dariku, sampai jumpa suatu hari nanti,” tambahnya.
Suasana semakin emosional ketika Risa Saraswati menyampaikan pesan dari Hendrick, salah satu sahabat gaibnya, yang ditujukan kepada Prilly. “Tidak semua menerima film Danur berakhir, tapi saya akan membuat teman-teman saya untuk tidak menangis,” ujar Hendrick melalui perantara Risa. Risa juga mengungkapkan perasaannya atas berakhirnya perjalanan Danur di layar lebar. “Enggak ada lagi Prilly sebagai Risa, enggak ada lagi Peter cs di layar ajaib seperti yang mereka bilang,” ucap Risa sambil memeluk Prilly.
Ketika itu, Risa Saraswati menyanyikan beberapa lagu, termasuk Abdi Teh, lagu yang telah menemani perjalanan Danur sejak film pertamanya tayang pada tahun 2017. Setelah hampir sepuluh tahun menemani penonton Indonesia, kisah Risa dan Peter cs kini akan mencapai akhir perjalanannya melalui Danur: The Last Chapter.
Napak Tilas Perjalanan Semesta Danur
Menjelang penayangan film Danur: The Last Chapter pada 18 Maret 2026, MD Pictures bersama Jurnal Risa menggelar Road to Danur: The Last Chapter di Bandung, Jawa Barat. Acara ini menjadi momen napak tilas sekaligus perpisahan bagi perjalanan panjang semesta Danur yang telah hadir di layar lebar selama hampir satu dekade.
Rangkaian acara dimulai Rabu (4/3/2026), melalui kegiatan penelusuran sejumlah lokasi yang memiliki kenangan penting dalam kehidupan Risa. Bersama tim Jurnal Risa, para pemeran dan kreator Danur: The Last Chapter menapaki kembali jejak masa lalu Risa di Bandung. Hadir dalam kegiatan itu Prilly Latuconsina yang memerankan Risa sejak film pertama, Zee Asadel sebagai Riri, serta Dito Darmawan sebagai Dimas. Sutradara Awi Suryadi dan penulis naskah Lele Laila juga turut bergabung dalam penelusuran tersebut.
Risa Saraswati mengajak para pemeran berkeliling kota menggunakan Bandung Tour on Bus (Bandros). Mereka menelusuri sejumlah lokasi yang berkaitan dengan kisah para sahabat gaibnya, sekaligus tempat-tempat yang menjadi bagian dari semesta Danur, seperti sosok Asih, Canting, Ivanna, dan lainnya. Perjalanan dilanjutkan menuju sekolah dasar tempat Risa pertama kali berkenalan dengan Peter cs.
Di lokasi tersebut, tim Jurnal Risa mengajak para pemeran dan kreator mencoba berkomunikasi dengan Peter cs, Canting, serta Asih melalui perantara tim Jurnal Risa. Bagi Awi Suryadi, momen ini menjadi pengalaman pertama setelah sepuluh tahun perjalanan film Danur, di mana ia merasakan langsung pengalaman berbincang secara gaib dengan Peter cs.
Keesokan harinya, suasana dibuat lebih santai melalui Fun Padel Match antara para pemeran dan tim Jurnal Risa. Zee Asadel, Dito Darmawan dan Prilly Latuconsina berhadapan dengan Risa Saraswati, Riri, serta tim Jurnal Risa lainnya.
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











