My WordPress Blog
Hukum  

Kronologi Istri Dibawa ke RSJ Terungkap, Rumah Sakit Akhirnya Beri Pernyataan

Video Viral: Wanita Diikat di Rumah Sakit Jiwa, Klarifikasi Rumah Sakit dan Kontroversi

Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan seorang wanita berada di atas kasur Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan (RSJSH), Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dalam video tersebut, wanita tersebut tampak berbaring dengan tangan dan kaki diikat. Tindakan ini dikenal dengan istilah restrain, yaitu pembatasan gerak untuk melindungi pasien maupun orang lain dari potensi tindakan yang berbahaya.

Video tersebut diunggah oleh akun @moodindo.news. Dalam unggahan tersebut, ibu dari wanita tersebut mempertanyakan alasan putrinya dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Ia menyatakan bahwa putrinya tidak mengidap gangguan kejiwaan, tetapi justru dimasukkan ke RSJSH oleh suaminya sendiri.

“Seorang ibu marah-marah karena anaknya yang sehat mentalnya dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa oleh menantunya yang menjadi suami korban,” tulis keterangan unggahan akun tersebut.

Beberapa petugas terlihat menghalangi sang ibu untuk mengambil video mengenai kondisi anaknya. Hal ini memicu pertanyaan dan kekhawatiran masyarakat terhadap prosedur penanganan pasien di rumah sakit tersebut.

Penjelasan Rumah Sakit Soeharto Heerdjan

Menanggapi beredarnya video tersebut, pihak Rumah Sakit Soeharto Heerdjan memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resmi mereka. Dalam keterangannya, rumah sakit menjelaskan bahwa tindakan pengikatan (restrain) adalah prosedur medis yang wajar dan dilakukan untuk melindungi pasien serta orang lain.

“Tindakan pengikatan pasien dalam pelayanan medis dikenal dengan istilah restrain, yaitu pembatasan gerak yang dilakukan untuk melindungi pasien maupun orang lain dari potensi tindakan yang dapat membahayakan, serta dilakukan tanpa menyakiti pasien,” jelas pihak rumah sakit.

Pihak RSJSH juga menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dilakukan secara sembarangan. Mereka memastikan bahwa semua prosedur telah mengikuti standar operasional yang berlaku, dengan mempertimbangkan kondisi medis pasien.

“Pelaksanaan restrain dilakukan atas rekomendasi Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), dalam hal ini dokter spesialis psikiatri, dengan mempertimbangkan kondisi medis pasien,” tambahnya.

Alat yang digunakan untuk mengikat pasien disebut aman karena merupakan alat khusus yang digunakan oleh tenaga kesehatan yang terlatih. Pihak rumah sakit juga menegaskan bahwa seluruh penanganan pasien telah melalui proses pemeriksaan sesuai prosedur.

“Sebelum menentukan tindakan medis, tim tenaga kesehatan telah melakukan skrining dan assesmen terhadap kondisi pasien sesuai dengan prosedur pelayanan yang berlaku,” ungkap pihak rumah sakit.

Namun, dalam keterangan resmi tersebut, pihak RSJSH tidak menjelaskan hasil tes atau diagnosis kejiwaan sang wanita, yang sebelumnya diklaim sepenuhnya sehat secara mental oleh sang ibu.

Diduga Masalah Rumah Tangga

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa wanita itu sempat memiliki masalah rumah tangga dengan suaminya yang bermula dari permasalahan di kantor. Cekcok rumah tangga dengan suaminya justru membuat sang wanita dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa.

“Pelaku info ke mertuanya mau membawa istrinya yang sakit berobat ke rumah sakit bagus. Ternyata istrinya dibawa ke rumah sakit jiwa dengan keterangan palsu sudah satu bulan,” tulis akun tersebut.

Sebuah tangkapan layar yang diklaim merupakan percakapan antara suami dan keluarganya menunjukkan bahwa sang suami ingin memasukkan istrinya ke RSJSH selama satu tahun. Sang suami juga sempat menyebut bahwa dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut adalah rekan sekolahnya semasa SMA dahulu.

Sang istri disebut sempat meminta bantuan kepada satpam rumah sakit dengan menulis surat di secarik kertas, meminta agar satpam tersebut menghubungi ibu dan keluarganya. Namun, satpam itu justru menyerahkan surat itu kepada sang suami dan berujung pada wanita tersebut dimasukkan ke dalam ruang perawatan RSJSH.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *