My WordPress Blog

Noel Sebut Sinyal Menteri Keuangan Purbaya Akan Dihentikan, Mulai dari Penangkapan di Bea Cukai

Mantan Wamenaker Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Kembali Jadi Sorotan

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel, kembali menjadi sorotan setelah menyebut bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan “dinoelkan”. Pernyataan ini membuat banyak pihak terkejut, mengingat Noel sendiri saat ini sedang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Noel mengklaim memiliki informasi A1 yang menyatakan bahwa Purbaya berpotensi terseret dalam kasus serupa. Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil oleh Menkeu selama ini dianggap mengganggu pihak tertentu. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan bahwa pola penanganan kasus seperti ini biasanya dimulai dari level bawah sebelum menyasar pejabat yang lebih tinggi.

“Kan polanya dari bawah dulu, emang saya ditangkap dari mana? Polanya kan dari bawah dulu,” ujar Noel saat berbicara kepada awak media di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026). Ia juga menegaskan bahwa isu tentang Purbaya akan “dinoelkan” sudah ada sejak lama.

Klaim Informasi Terpercaya

Sebelumnya, Noel juga mengungkapkan bahwa ia mendapatkan informasi terpercaya atau A1 yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menghadapi nasib yang sama dengan dirinya. Menurutnya, modus yang digunakan sangat mirip, yaitu korupsi yang dilakukan melalui sistematisasi praktik uang pelicin.

“Dan juga pesan nih buat Pak Purbaya. Modusnya hampir sama semua, hati-hati Pak Purbaya. Sejengkal lagi nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di Noel-kan. Hati-hati tuh Pak Purbaya,” kata Noel di PN Tipikor Jakarta, Senin (26/1/2026).

Ia menambahkan bahwa kebijakan Purbaya dinilai telah mengganggu pesta para bandit yang merasa terganggu. “Siapapun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya, kasihan pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu,” tambahnya.

Perkara Kasus Noel

Kasus yang menjerat Noel bermula dari praktik uang pelicin sistematis di Kementerian Ketenagakerjaan. Biaya resmi sertifikasi K3 yang seharusnya hanya Rp275 ribu, digelembungkan hingga Rp6 juta dengan ancaman mempersulit proses jika tidak membayar.

Dalam perkara ini, mantan Wamenaker Noel diduga menerima aliran dana senilai Rp3 miliar dan satu unit motor Ducati Scrambler. Selain pasal pemerasan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menjerat Noel dengan pasal gratifikasi untuk mengusut seluruh penerimaan tidak sah selama ia menjabat.

Selain Noel, ada 10 terdakwa lainnya dalam perkara ini, antara lain:

  • Immanuel Ebenezer Gerungan, Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI.
  • Fahrurozi, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Dirjen Binwasnaker dan K3).
  • Hery Sutanto, Direktur Bina Kelembagaan periode 2021–2025.
  • Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3.
  • Gerry Aditya Herwanto Putra, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja.
  • Subhan, Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3.
  • Anitasari Kusumawati, Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja.
  • Sekarsari Kartika Putri, Subkoordinator.
  • Supriadi, Koordinator.
  • Temurila, Pihak Swasta (PT Kem Indonesia).
  • Miki Mahfud, Pihak Swasta (PT Kem Indonesia).


Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *