My WordPress Blog

Tiga tokoh utama yang muncul lebih dulu di One Piece season 2

Perkenalan Karakter Baru dalam Live Action One Piece Season 2

Live action One Piece Season 2 memang tidak sepenuhnya mengadaptasi cerita dari manga dan animenya. Meski begitu, adaptasi Netflix ini cukup setia dengan materi utama. Secara garis besar, live action tetap mengikuti cerita manga karya Eiichiro Oda. Namun, ada beberapa karakter yang diperkenalkan jauh lebih awal dalam versi live action. Berikut adalah beberapa karakter tersebut:

1. Bartolomeo



Dalam manga dan anime, Bartolomeo baru diperkenalkan dalam Dressrosa Arc. Bartolomeo sendiri bisa dibilang sebagai penggemar nomor satu Luffy. Saking fanatiknya, Bartolomeo bahkan pernah memotong lidah seseorang yang berani menghina Luffy di hadapannya. Setelah berkontribusi dalam perang di Dressrosa, Bartolomeo menjadi otak dari Topi Jerami Grand Fleet. Saat ini, Bartolomeo berlayar di bawah Jolly Roger Topi Jerami. Meski begitu, Bartolomeo tampaknya masih belum begitu mengenal Luffy karena dirinya sempat berurusan dengan Shanks.

Sementara manga dan anime baru memperkenalkan Bartolomeo di Dressrosa, live action sudah memperkenalkan Bartolomeo di Loguetown. Hal ini sebenarnya tidak mengherankan. Itu karena Bartolomeo sendiri memang pertama kali bertemu dengan Luffy di Loguetown. Saat itu, Bartolomeo melihat sosok Gol D Roger pada Luffy. Momen tersebut terjadi ketika Luffy hendak dieksekusi oleh Buggy. Sama seperti Smoker, Bartolomeo juga mengatakan bahwa itu bukanlah ekspresi seseorang yang hendak menghadapi kematian. Karena itu, Bartolomeo mulai terobsesi pada Luffy karena dirinya percaya bahwa Luffy yang akan menjadi Raja Bajak Laut selanjutnya.

Meski hal ini memang sama sekali tidak mengganggu cerita, perkenalan Bartolomeo terasa terlalu cepat. Itu karena Bartolomeo sendiri baru diperkenalkan jauh setelah time skip. Namun, dalam live action, Bartolomeo justru sudah diperkenalkan, bahkan sebelum Topi Jerami mencapai Grand Line.

2. Sabo



Menurut penulis, kasus Sabo jadi yang paling mengejutkan. Bagaimana tidak, Sabo muncul ketika seri sendiri belum mengungkapkan jika Luffy memiliki “kakak”. Sebelum Portgas D Ace muncul di Alabasta, Sabo sudah terlebih dulu terlihat di Loguetown. Live action memang memunculkan Monkey D Dragon di Loguetown dan mengadaptasi adegan ketika Dragon menyelamatkan putranya dari Smoker. Namun, momen mengejutkan terjadi ketika Sabo justru tiba-tiba terlihat sedang berada di Loguetown juga. Di sini, Sabo memang tidak melakukan apa-apa dan tampaknya hanya mengikuti Dragon.

Meski begitu, hal tersebut cukup memberikan spoiler terbesar dalam seri. Itu karena Sabo baru diperkenalkan dalam kilas balik Luffy setelah Perang Puncak di Marineford. Di sini, terungkap bahwa selain Ace, Luffy juga tumbuh bersama Sabo. Namun, Sabo kemudian diduga mati setelah kapalnya ditembak oleh Bangsawan Dunia. Pada titik ini, penggemar benar-benar mengira bahwa Sabo sudah mati. Hingga dalam Dressrosa Arc, akhirnya terungkap bahwa Sabo masih hidup karena dirinya diselamatkan oleh ayah Luffy, siapa lagi kalau bukan Dragon.

3. Brook



Dalam manga dan anime, Brook baru diperkenalkan dalam Thriller Bark Arc. Brook diperkenalkan sebagai kerangka hidup sehingga kru Topi Jerami menduganya sebagai hantu. Namun, Luffy justru melihat itu sebagai daya tarik Brook sehingga dirinya berminat untuk merekrut Brook. Kita tahu bahwa Brook memang memiliki hubungan dengan Laboon. Sebelum dirinya mati, Brook merupakan bagian dari kru Bajak Laut Rumbar dan sangat bersahabat dengan Laboon. Sayangnya, ketika Bajak Laut Rumbar berhasil memasuki Grand Line, mereka terpaksa meninggalkan Laboon di Reverse Mountain.

Bajak Laut Rumbar berjanji bahwa mereka akan kembali menemui Laboon setelah mengelilingi Grand Line. Namun, penggemar One Piece tahu jika Grand Line merupakan kuburan bagi para bajak laut. Bajak Laut Rumbar tidak bisa menepati janji mereka karena mereka mati setelah diracun oleh kru musuh. Nah, dalam manga dan anime, kilas balik ini baru diperlihatkan dalam Thriller Bark Arc, tepatnya setelah Topi Jerami mengalahkan Gecko Moria. Namun, dalam live action, kilas balik tersebut sudah diceritakan oleh Crocus dalam Reverse Mountain Arc. Melalui cerita Crocus, seri memperlihatkan kilas balik Bajak Laut Rumbar untuk menjelaskan alasan kenapa Laboon terus menabrakkan dirinya sendiri ke Red Line.

Honorable Mention: Nika



Hingga saat ini, kemunculan Nika masih menjadi plot twist terbesar dalam seri One Piece. Sepanjang seri, Oda mungkin sudah memberikan beberapa foreshadowing yang mengarah pada Nika. Namun, tidak ada penggemar yang pernah menyadari hal tersebut hingga akhirnya diungkapkan dalam pertarungan antara Luffy melawan Kaido. Dalam manga dan anime, Nika sendiri baru diperkenalkan dalam Wano Arc. Sebelumnya, Oda sama sekali tidak pernah menyebut nama Nika sekalipun seri sudah berlangsung selama 2 dekade lebih. Namun, dalam live action, nama Nika sudah disebut terlebih dahulu oleh Dorry dan Brogy dalam Little Garden Arc.

Live action One Piece belum menyentuh Alabasta Arc, tetapi sudah bermunculan karakter-karakter penting yang masih jauh dari Alabasta Arc. Jadi, bagaimana menurutmu? Kamu terganggu dengan kemunculan karakter-karakter di atas yang terlalu cepat? Apa kamu justru tidak masalah?

Beberapa Game One Piece Gratis di Android dan iOS

Selain serial live action, ada beberapa game One Piece yang tersedia secara gratis di platform Android dan iOS. Game-game ini menawarkan pengalaman bermain yang seru dan menarik bagi penggemar One Piece.

Diskon Game One Piece di Steam

Ada beberapa diskon menarik untuk game One Piece di Steam. Salah satunya adalah One Piece Franchise Sale 2026, yang menawarkan berbagai judul game dengan harga spesial.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *