Penemuan Sabu oleh Nelayan di Pulau Belitung
Beberapa waktu lalu, dua nelayan asal Pulau Belitung berhasil menemukan narkotika jenis sabu dengan berat total 42,5 kilogram. Temuan ini terjadi di lokasi yang berbeda, yaitu perairan Desa Petaling dan Pulau Ulat Bulu. Kejadian ini menarik perhatian pihak kepolisian, termasuk Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing.
Hasan Basri adalah salah satu nelayan yang menemukan sabu seberat 21 kilogram di perairan Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik. Sementara itu, Abdul Manaf menemukan 21,5 kilogram sabu di Pulau Ulat Bulu, Kecamatan Tanjungpandan. Penemuan ini tidak hanya menjadi berita penting, tetapi juga menjadi contoh nyata dari kepedulian masyarakat dalam membantu tugas kepolisian.
Penghargaan untuk Nelayan Berani
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung memberikan penghargaan kepada Hasan dan Abdul sebagai bentuk apresiasi atas tindakan mereka. Penghargaan ini diberikan di Aula Mapolres Belitung pada Jumat (27/3/2026). Selain penghargaan, keduanya juga menerima uang tunai sebagai bentuk apresiasi.
“Saya langsung mampir ke Belitung karena saya dengar ada penemuan narkoba oleh masyarakat, di Pulau Ulat Bulu sekitar 21 kilo dan sebelumnya di Petaling juga ditemukan sekitar 21 kilo,” ujar Kapolda kepada posbelitung.co.
Menurut Kapolda, tindakan kedua nelayan tersebut merupakan hal positif yang patut diapresiasi. Ia menyampaikan bahwa masyarakat harus menjadi mata dan telinga polisi dalam menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan hal-hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib.
Pentingnya Pelaporan ke Pihak Berwajib
Kapolda juga mengingatkan masyarakat bahwa pelaporan tidak hanya bisa dilakukan secara langsung, tetapi juga melalui layanan call center 110. “Selain melaporkan langsung, bisa juga melalui telepon 110. Mudah-mudahan setiap laporan bisa kami tindaklanjuti dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemberian penghargaan ini merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat yang memiliki dedikasi dalam membantu tugas kepolisian. Semoga ini menjadi teladan bagi masyarakat lainnya dan kita bisa terus menjalin kerja sama dengan kepolisian.
Tiga Kali Temuan Sabu dalam Sebulan
Barang haram narkotika jenis sabu kembali ditemukan di wilayah Kabupaten Belitung. Total sekitar tiga kali temuan sabu dalam kurun sebulan. Awalnya, nelayan asal Desa Petaling menemukan paket serupa di perairan laut Kecamatan Selat Nasik dengan berat 21 Kg pada tanggal 11 Maret 2026.
Kemudian, seorang nelayan asal Desa Dukong menemukan sabu seberat 21,5 kilogram (Kg) di Pulau Ulat Bulu, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung pada Kamis (26/3/2026). Kali ini giliran anggota Satres Narkoba Polres Belitung yang menemukan empat paket sabu di area Pantai Ulat Bulu dengan berat sekitar 4 Kg pada Sabtu (28/3/2026).
Kronologi Penemuan Sabu di Pulau Ulat Bulu
Penemuan ini berawal saat tim bersama Bea Cukai melakukan patroli laut menindaklanjuti perintah bapak Kapolda, mengingat banyaknya penemuan sabu di wilayah Belitung. Kasatres Narkoba Polres Belitung, AKP Martuani Manik, menjelaskan kronologisnya.
Tim berangkat patroli menggunakan kapal Bea Cukai sekitar pukul 09.00 WIB dari dermaga Laskar Pelangi. Tim sempat menyusuri tiga pulau yaitu Pulau Kalimambang, Pulau Mentikus dan berakhir di Pulau Ulat Bulu.
Setibanya di Pulau Ulat Bulu, polisi meminta nelayan bernama Abdul Manaf menunjukkan titik penemuan sabu seberat 21,5 Kg pada Kamis (26/3/2026). Setelah itu, tim melakukan penyisiran di sekitar area pulau.
Tiba-tiba, satu anggota Satres Narkoba menemukan empat paket terbungkus lakban coklat di sekitar pepohonan di pinggir pantai. Empat paket tersebut sudah terbuka dari bungkusan karung putih yang juga ditemukan di dekatnya.
Awalnya Dikira Gula Batu
Awalnya dikira gula batu, begini kronologi detik-detik nelayan Belitung menemukan sabu seberat 21,5 kilogram (Kg) di Pulau Ulat Bulu, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Kamis (26/3/2026).
Ialah Abdul Manaf, seorang nelayan menemukan paket narkotika jenis sabu tersebut. Barang bukti tersebut mirip dengan sabu yang ditemukan nelayan di perairan laut Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik pada tanggal 11 Maret lalu. Bahkan dari bentuk, lapisan pembungkus hingga jumlah paketnya sama.

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











