JAKARTA – Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta melakukan penggeledahan di Kementerian Pekerjaan Umum pada Kamis (9/4). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 16 item barang berhasil disita. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan bahwa mayoritas barang yang diamankan berupa buku catatan dan dokumen penting terkait penyidikan yang sedang berlangsung.
Dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, Menteri PU Dody menyampaikan bahwa sebagian besar barang yang disita merupakan buku catatan dan dokumen administratif. Ia mengatakan:
“Ada 16 item (yang disita petugas Kejati). Rata-rata sih buku catatan, enggak ada yang lain sih. Enggak ada, buku catatan semua rata-rata,” ujar Menteri PU Dody.
Menurutnya, tidak banyak jenis barang lain yang disita selain dokumen, sehingga mayoritas item yang dibawa oleh penyidik berkaitan dengan kegiatan atau administrasi di lingkungan kementerian. Selain dokumen, terdapat satu unit komputer atau Personal Computer (PC) yang turut disita. Meskipun begitu, ia mengaku tidak mengetahui asal ruangan atau pemilik perangkat tersebut.
Menteri PU Dody menyebutkan bahwa barang-barang yang disita berasal dari beberapa lokasi, termasuk lantai dua dan lantai tiga gedung kementerian. Namun, detail spesifik mengenai ruangan tidak dapat dipastikan. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar dokumen yang diambil penyidik diduga berasal dari Direktorat Jenderal Cipta Karya, yang menjadi salah satu lokasi utama dalam kegiatan penggeledahan tersebut.
“Terus ada juga ini print out. Ada print out dari Cipta Karya nih, Cipta Karya. Jadi yang banyak tuh memang ngambilnya dari Cipta Karya semua,” tambah Menteri PU Dody.
Ia mengaku hanya membaca laporan singkat dari tim internal terkait daftar barang yang disita, sehingga tidak mengetahui secara rinci detail maupun jumlah pasti setiap item. Namun, ia menegaskan akan tetap kooperatif dan siap memberikan dokumen tambahan yang dibutuhkan penyidik guna mendukung kelancaran proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.
Selain Direktorat Jenderal Cipta Karya, petugas Kejati DKI Jakarta juga melakukan penggeledahan di Gedung Direktorat Sumber Daya Air (SDA), termasuk ruang kerja Menteri PU Dody Hanggodo hingga ruang kerja Wakil Menteri (Wamen) PU Diana Kusumastuti.
Sebelumnya, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati DKI Jakarta melakukan penggeledahan di beberapa ruangan Gedung Direktorat Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU serta ruang pejabat di kementerian tersebut. Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa item kegiatan Tahun Anggaran 2023-2024.
“Dari kegiatan tersebut, penyidik mengamankan beberapa barang yang diduga relevan dengan proses penyidikan, antara lain berupa dokumen-dokumen dan perangkat elektronik,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati DKI Jakarta Dapot Dariarma dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/4).
Penyidikan ini dilakukan terkait dugaan penyelewengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam pembangunan pendopo di area kementerian tersebut. Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan guna memperoleh serta mengamankan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi. Dalam pelaksanaannya, tim penyidik mendatangi sejumlah tempat yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara.
Selanjutnya, terhadap barang-barang yang telah diamankan akan dilakukan penelitian dan pendalaman lebih lanjut guna mendukung proses pembuktian dalam tahap penyidikan.











