Sejarah dan Momen Penting Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold adalah band rock yang memiliki perjalanan panjang dan penuh tantangan. Dari awalnya sebagai band metalcore hingga menjadi salah satu nama terbesar dalam dunia musik, mereka telah melalui berbagai fase penting. Salah satu lagu yang menjadi ikon bagi band ini adalah “Bat Country”, yang memperkenalkan Avenged Sevenfold kepada dunia. Lagu ini tidak hanya mencapai status emas, tetapi juga membawa band ini ke level yang lebih tinggi.
Perjalanan Awal Avenged Sevenfold
Avenged Sevenfold dibentuk pada tahun 1999 oleh lima anggota yang masih duduk di bangku SMA. Pada masa awal, mereka merekam album pertama mereka, Sounding the Seventh Trumpet (2001), yang menandai debut mereka sebagai band metalcore. Namun, seiring waktu, mereka mulai bereksperimen dengan berbagai gaya musik dan berkembang menjadi band metal progresif. Album seperti The Stage (2016) menunjukkan perkembangan signifikan dalam karya mereka.
Konser di Jakarta dan Tur Asia
Avenged Sevenfold akan menggelar konser di Jakarta pada 10 Oktober 2026, yang menjadi bagian dari tur Asia bertajuk “Where The Bats Ascend.” Konser ini merupakan kesempatan bagi penggemar untuk bernostalgia dengan lagu-lagu legendaris mereka. Namun, sebelum itu, kita akan membahas beberapa momen penting yang belum terungkap tentang Avenged Sevenfold.
1. Avenged Sevenfold ingin bubar setelah meninggalnya The Rev
Pada Desember 2009, drummer dan vokalis latar Avenged Sevenfold, Jimmy “The Rev” Sullivan, meninggal akibat overdosis. Kehilangan ini sangat berdampak pada anggota band. Synyster Gates mengatakan bahwa mereka hampir membubarkan band tersebut. Namun, keluarga The Rev meminta mereka untuk melanjutkan. Meskipun sulit, Avenged Sevenfold memutuskan untuk tetap bertahan.
2. Warner Bros. Records menggugat Avenged Sevenfold

Selama lebih dari 10 tahun, Avenged Sevenfold berada di bawah label Warner Bros. Records. Namun, hubungan mereka memburuk, dan A7X memutuskan untuk tidak bekerja sama lagi. Akibatnya, Warner Bros. menggugat mereka. Gugatan ini berlangsung selama beberapa tahun, dan akhirnya, Avenged Sevenfold kembali ke label tersebut.
3. Avenged Sevenfold sempat berseteru dengan mantan drummer Dream Theater

Pada tahun 2010, Avenged Sevenfold berselisih dengan mantan drummer Dream Theater, Mike Portnoy. Meskipun Portnoy membantu mereka saat The Rev meninggal, ia tidak menjadi anggota tetap. Hubungan ini memicu perselisihan antara Portnoy dan Dream Theater, meski Avenged Sevenfold mengakui bantuan Portnoy.
4. Avenged Sevenfold berhasil tampil di acara Total Request Live yang populer kala itu di MTV

Pada tahun 2005, “Bat Country” berhasil menduduki puncak tangga lagu TRL. Ini menjadi momen penting bagi Avenged Sevenfold karena mereka jarang tampil di acara seperti ini. M. Shadows mengakui rasa gugupnya saat tampil di acara tersebut.
5. M. Shadows pernah bekerja sama dengan Axl Rose dan pelatih vokal Chris Cornell

M. Shadows menjalani pelatihan vokal di bawah bimbingan Ron Anderson, yang pernah bekerja dengan Axl Rose dan Chris Cornell. Pelatihan ini membantu perubahan gaya vokalnya, yang semakin terdengar kuat dan berbeda.
6. Avenged Sevenfold menjauhkan politik dari musik mereka

Meskipun banyak band hardcore menyuarakan pandangan politik, Avenged Sevenfold memilih untuk tidak memasukkan isu politik dalam musik mereka. M. Shadows mengatakan bahwa mereka takut pesan-pesan tersebut disalahartikan dan menciptakan perpecahan.
7. Kenapa Brooks Wackerman meninggalkan Bad Religion untuk A7X?

Brooks Wackerman, drummer Bad Religion, bergabung dengan Avenged Sevenfold setelah The Rev meninggal. Ia mengatakan bahwa ia ingin mencari petualangan baru dan bergabung dengan band yang sudah mengenal karyanya.
8. Komentar negatif netizen gak memengaruhi Avenged Sevenfold

Avenged Sevenfold memahami volatilitas penggemar rock dan metal. M. Shadows mengatakan bahwa pendapat netizen tidak memengaruhi mereka. Ia percaya bahwa penggemar tidak perlu khawatir tentang apa yang dikatakan orang lain.
9. Avenged Sevenfold terjun ke pasar NFT

Avenged Sevenfold merilis 10.000 NFT lewat Deathbats Club. M. Shadows mengatakan bahwa ini adalah upaya untuk mencoba pasar digital. Meskipun NFT bisa membingungkan, band ini siap untuk mengajak penggemar yang ingin belajar.
10. Zacky Vengeance gak pernah belajar gitar secara profesional dengan orang lain

Zacky Vengeance tidak pernah belajar gitar secara formal. Ia bermain gitar karena kecintaannya pada musik. Meskipun tidak memiliki latihan formal, ia tetap menjadi salah satu gitaris terbaik dalam band ini.
11. Avenged Sevenfold gak terlalu peduli tentang bisnis industri musik

Meskipun memiliki dua album yang mencapai posisi teratas di Billboard 200, Avenged Sevenfold tidak melihat tangga lagu untuk memvalidasi karya mereka. M. Shadows mengatakan bahwa mereka lebih fokus pada kualitas musik daripada angka penjualan.
12. Neil DeGrasse Tyson ngasih saran agar durasi lagu Exist dipersingkat

Lagu “Exist” dari album The Stage memiliki durasi 15 menit. Neil deGrasse Tyson khawatir tentang durasi ini, tetapi M. Shadows yakin bahwa lagu ini akan keren. Akhirnya, lagu ini mendapatkan pujian dari berbagai media.
Perjalanan Avenged Sevenfold menuju kesuksesan tidak mudah. Mulai dari kehilangan sahabat terbaik hingga gugatan dari label rekaman, mereka tetap bertahan dan berkembang. Dengan lagu-lagu yang menginspirasi dan komunitas penggemar yang besar, Avenged Sevenfold tetap menjadi salah satu band terbesar dalam dunia musik.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











