My WordPress Blog

Lisa Mariana Mengeluh Suami Selingkuh, Komentar King Nassar Dihujat Dewi Perssik: Tanda Kurang Percaya Diri

Rumah Tangga Lisa Mariana dan Doris Setiawan yang Viral

Rumah tangga selebgram Lisa Mariana dan suaminya, Doris Setiawan kini menjadi sorotan publik. Lewat unggahan di Instagram @lisamarianaaa, Lisa Mariana mengungkapkan dugaan bahwa suaminya memiliki wanita idaman lain. Dalam tulisan tersebut, ia menyebut bahwa Doris Setiawan selingkuh saat dirinya sedang hamil.

“Kalau pun bener diselingkuhi dalam keadaan hamil, aku sih terima aja,” ujarnya dalam unggahan yang kini viral.

Belum lama ini, Lisa Mariana sempat berbicara lebih lanjut tentang isu perselingkuhan suaminya dalam sebuah program bincang-bincang pagi yang dipandu oleh Dewi Perssik dan King Nassar, Pagi Pagi Ambyar. Di momen itu, ia menegaskan bahwa pernyataannya tidak ada karang-karangan.

“Nggak ada karang-karangan,” kata Lisa dikutip Minggu (12/4/2026). Ia juga mengakui bahwa dirinya adalah sosok yang pencemburu.

“Aku cemburuan,” ujar Lisa.

Tanggapan dari King Nassar, pedangdut yang memandu acara tersebut, langsung membuat heboh. Ia justru menyebut rasa cemburu Lisa Mariana pada suaminya sebagai tanda kurang percaya diri.

“Kak Lisa, kalau menurut aku cemburu itu tandanya bukan sayang, tapi kayak tanda nggak pede (percaya diri),” kata King Nassar.

Dewi Perssik, sebagai host, setuju dengan pendapat tersebut.

Momen itu dilanjutkan dengan cerita Lisa yang mencurigai suaminya menaruh hati pada wanita lain. Ia menceritakan bagaimana Doris sering mengambil waktu lama untuk pulang meskipun sudah selesai live. Saat itu, Lisa merasa lelah setelah live maraton dan ingin istirahat.

“Katanya macet di jalan tahunya nggak terus (mereka) ketemu deh tuh ya kan chatnya yang aku kamu,” lanjut Lisa.

Ia menjelaskan bahwa awalnya aktivitas tersebut hanya terkait pekerjaan, namun lama-lama berubah menjadi perhatian yang berlebihan.

“Awalnya kerjaan, tapi lama-lama jadi kayak perhatian gitu nanyain, makanlah apa segala segala macam kayak gitu-gitu,” ungkap Lisa.

Nassar menganggap perhatian yang diberikan oleh suami Lisa kepada rekan kerjanya masih dalam batas wajar.

“Ya nggak apa-apa dong. Boleh dong orang nanya kayak aku aja makan Dewi suka nanya aku,” sahut pelantun tembang Seperti Mati Lampu ini.

Namun, Lisa menganggap hal tersebut berlebihan.

“Nggak boleh, no, no, no, ya nanya makan ngapain?” tukasnya.

Doris Setiawan Stres Dihujat Warganet

Unggahan Lisa Mariana yang mengungkap isu dugaan perselingkuhan suaminya itu pun viral di jagat maya. Tak pelak, pria yang akrab disapa Edho ini ikut terkena dampak buruk dari unggahan wanita yang dinikahinya pada tahun 2022 ini.

Di mana Edho disebut-sebut sempat stres lantaran menerima banyak hujatan dari warganet. Atas hal itu pula Lisa memutuskan untuk menghapus pernyataan soal dugaan Edho berselingkuh.

“Statement gue kemarin udah gue takedown, karena dia (Edho) complain dan stress ceunaa, karena banyak yang hujat,” beber Lisa dalam unggahan lain.

Sementara itu, Edho melalui postingan di Instagram @edhoss_ink, sang seniman. Mengunggah kata-kata bijak yang menyinggung soal pilihan untuk tak banyak berkomentar.

“Menanglah dalam diam, bahagia pun dalam diam, perbaiki diri tanpa diumbar.”
“Karena orang tidak bisa merusak apa yang tidak mereka ketahui,” bunyi unggahan yang dibagikan Edho.

Ketika Pasangan Selingkuh

Ketika suami atau istri telah diselingkuhi berulang kali, biasanya pilihannya ada dua yaitu menerima kesalahannya dan memulai kembali, atau bercerai. Memutuskan salah satu pilihan memang berat. Ada beragam faktor yang harus dipertimbangkan, mulai dari hubungan dengan mertua sampai memikirkan nasib anak jika telah memiliki keturunan.

Keputusan apa pun yang dipilih harus dipikirkan matang-matang agar tidak merugikan diri sendiri dan sang buah hati.

Namun, keputusan yang diambil bisa kurang tepat karena faktor lingkungan. Kenapa begitu? Begini penjelasan dari psikolog keluarga sekaligus konsultan pranikah yang berpraktik di Semarang, Jawa Tengah, Sukmadiarti, M.Psi., Jumat (25/7/2025).

Lingkungan Pengaruhi Keputusan untuk Bertahan atau Bercerai

Curhat ke orang-orang yang dipercaya memang mampu membantu mengurangi beban setelah pasangan ketahuan berselingkuh. Namun, hati-hati dalam memilih tempat curhat. Sukmadiarti mengatakan, tidak semua orang memiliki sudut pandang yang netral. Sering kali, orang-orang terdekat malah bias.

“Misalnya curhat ke ibunya atau ke bapaknya, atau ke mertuanya. Kalau mereka dan lingkungan sekitarnya ‘kompor’ dan reaktif, korban bakal semakin terpuruk,” ujar dia.

Curhat bisa bikin sedih dan bingung. Keterpurukan tidak hanya karena perasaan sedih karena kasih sayang yang diberikan telah dikhianati, tetapi juga karena bingung. Di satu sisi, korban perselingkuhan biasanya masih sedikit berharap bahwa hubungannya bakal membaik karena suami atau istrinya akan taubat, dan tidak lagi berselingkuh. Ia masih ingin mempertahankan pernikahan.

Di sisi lain, karena orang-orang yang menjadi tempatnya curhat “kompor” dan reaktif, mereka bakal menyarankan agar korban langsung menceraikan pasangannya. Sudut pandang yang bias disebabkan oleh status hubungan mereka dengan korban yang lebih dekat dibandingkan dengan pelaku perselingkuhan.

“Dia sebenarnya masih pengin bertahan, tapi kok lingkungannya menghakimi dan penginnya dia bubar. Itu yang bikin dia jadi tambah lemah,” ujar Sukmadiarti.

Bagaimana Jika Ada Teman atau Keluarga yang Selingkuh?

Diimbau bersikap netral dan jadi pendengar. Untuk keluarga atau teman dekat orang-orang yang menjadi korban perselingkuhan, Sukmadiarti mengimbau agar lebih bersikap netral dan menjadi pendengar yang baik.

Keputusan apa pun yang dipilih oleh korban, sepenuhnya berasal dari pertimbangan yang telah dipikirkan matang-matang, bukan karena sering dihakimi oleh tempatnya berkeluh kesah.

“Segala keputusan dikembalikan lagi kepada mereka berdua. Kita enggak perlu mencampuri keputusannya, cukup dengarkan dan kasih masukan. Saat kasih masukan, ada penekanan, ‘Apa pun keputusannya, aku kembalikan ke yang menjalani’,” jelasnya.

Dengan begitu, korban bisa lebih tenang dalam mengambil keputusan, apakah ingin bertahan dan memperbaiki hubungan, atau berpisah.

Tak Apa untuk Curhat Soal Pasangan yang Selingkuh

Menurut Sukmadiarti, tidak ada masalah untuk curhat ke orang lain. Hanya saja, pendapat yang disampaikan cukup dijadikan sebagai wawasan dan sudut pandang baru. Banyak orang menganggap bahwa perselingkuhan berujung pada perceraian, meskipun tidak selamanya seperti itu.

Sebab, ada kasus ketika pelaku perselingkuhan benar-benar taubat sehingga pernikahan masih bisa diselamatkan. Namun, perselingkuhan bisa dihindari dengan menerapkan komunikasi yang lebih terbuka. Artinya, kegiatan apa pun yang suami atau istri lakukan, sebaiknya dikabarkan ke pasangan.

Untuk menghindari perselingkuhan di kantor, suami atau istri bisa memperkenalkan rekan kerja ke pasangan. Ketika ada kegiatan kerja di luar kantor, mengajak keluarga pun tidak masalah untuk dilakukan.

Dengan begitu, pasangan lebih mengetahui tentang pekerjaan suami atau istri. Dengan demikian, ketika sedang menghadapi tekanan atau masalah, suami atau istri bisa curhat ke pasangan, daripada ke rekan kerja dengan dalih “pasangan enggak mengerti tentang pekerjaanku”.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *