My WordPress Blog

Kecelakaan di Kapuas Hulu Tewarkan Tiga Jiwa, Budi Hartono Meninggal Di Tempat

Kecelakaan Lalu Lintas di Kapuas Hulu Mengakibatkan Tiga Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat selama Bulan April 2026, menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa korban mengalami luka-luka. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran berlalu lintas serta penggunaan alat keselamatan.

Korban Pertama: Budi Hartono Meninggal Dunia

Pada Senin, 6 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, terjadi kecelakaan maut di Jalan Lintas Selatan, Desa Kedamin Darat, Kecamatan Putussibau Selatan. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Revo KB 2834 H dan mobil pick up KB 8375 NL. Sepeda motor dikemudikan oleh korban (MD), sedangkan mobil pick up dikendarai oleh Ahmad Busra.

Saat itu, korban mencoba menyalip mobil pickup dari belakang, namun terjatuh setelah menyegol bagian belakang kendaraan tersebut. Akibatnya, Budi Hartono terpental dan mengenai kendaraan lain yaitu Dendi dan Christian yang mengendarai sepeda motor Mio KB 3860 RW dari arah berlawanan. Budi Hartono meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Dendi dan Christian hanya mengalami luka ringan pada lutut dan tangan.

Seluruh korban langsung dibawa ke RSUD A. Diponegoro Putussibau untuk dirawat. Barang bukti kendaraan motor dan mobil diamankan di Kantor Polres Kapuas Hulu.

Korban Kedua: Pilipus Madiah Patah Tulang

Kecelakaan kedua terjadi di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Kedamin Hulu, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu 8 April 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Sepeda motor Honda Vario tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh Pilipus Madiah berusia 26 tahun menabrak truk tangki minyak Pertamina Merah Putih KB 8449 FB yang dikemudikan oleh Ainol Yakin berusia 35 tahun.

Korban dalam perjalanan dari Melapi menuju Putussibau menabrak bagian belakang truk yang sedang memundurkan kendaraannya. Akibat kecelakaan tersebut, Pilipus Madiah mengalami patah tulang paha sebelah kanan dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD A. Diponegoro Putussibau.

Barang bukti kendaraan truk tangki minyak Mitsubishi Canter No. Pol KB 8449 FB telah diamankan di Mapolres Kapuas Hulu guna penyelidikan lebih lanjut.

Korban Ketiga: Hendri Meninggal Dunia

Kembali lagi nyawa hilang di jalan raya, dimana telah terjadi laka lantas dekat Kafe Gogo, Jalan Lintas Selatan, Desa Kedamin Darat, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu 8 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIB. Laka lantas tersebut melibatkan sepeda motor tanpa nomor polisi dengan truk KB 8756 HC.

Pengendara sepeda motor atasnama Hendri berusia 26 tahun, meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Hendri merupakan warga beralamat Dusun Lauk RT 001 RW 001, Desa Lauk, Kecamatan Putussibau Utara.

Kronologi kejadian menunjukkan bahwa korban menggunakan sepeda motor Honda Verza tanpa nomor polisi dari arah Kalis menuju Putussibau. Dalam perjalanan tepatnya dekat Kafe Gogo, Jalan Lintas Selatan, Desa Kedamin Darat, tiba-tiba korban menabrak belakang truk Mitsubishi Center KB 8756 HC yang sedang terparkir dalam keadaan mesin mati.

Akibat tabrakan tersebut, korban tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke RSUD dr Achmad Diponegoro, namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan.

Korban Keempat: Slamet Raharjo Meninggal Dunia

Kembali lagi nyawa menghilang (meninggal dunia) di Jalan Raya, wilayah Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, kali ini sopir truk tangki BBM miliknya PT Arta Bumi Khatulistiwa, bernama Slamet Raharjo berusia 54 tahun. Kamis 9 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, terjadi kecelakaan tunggal, Truk BBM miliknya PT Arta Bumi Khatulistiwa, di Jembatan Sungai Seberu, Jalan Lintas Selatan, Desa Seberu, Kecamatan Silat Hilir.

Korban atau sopir yang meninggal dunia adalah Slamet Raharjo merupakan warga Dusun Nenak, Desa Balai Agung, Kecamatan Sui Tebelian, Kabupaten Sintang. Kronologi menunjukkan bahwa truk tangki BBM KB 8115 HC melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Putussibau menuju Sintang. Di tikungan jembatan sungai Seberu, truk kehilangan kendali dan oleng ke kiri, kemudian membanting setir ke kanan hingga menabrak pembatas jembatan. Akibatnya, truk terjatuh ke bawah jembatan aliran sungai Seberu, bagian depan truk hancur parah dan menyebabkan sopir meninggal dunia di lokasi kejadian.

Setelah korban dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka yang beralamat di BTN Sintang. Untuk barang bukti kendaraan truk tangki Mitsubishi Colt Diesel masih berada di TKP dikarenakan kesulitan dalam evakuasi.

Pada saat kejadian, kondisi cuaca hujan lebat, penerangan jalan tidak ada, dan kondisi jalan yang menikung.






Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *