My WordPress Blog
Bisnis  

Dorong Kemandirian Lingkungan, PT KHN Resmikan Bank Sampah Hijau Muda di Desa Harapan Maju

Peresmian Gedung Bank Sampah Hijau Muda di Desa Harapan Maju

PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan lingkungan yang lestari dan mandiri. Pada Jumat (23/1/2026), perusahaan meresmikan Gedung Bank Sampah Hijau Muda di RT 05 Desa Harapan Maju, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Peresmian ini dilakukan di depan Gedung Bank Sampah Hijau Muda, sekaligus menjadi momen penyerahan fasilitas tersebut kepada Pemerintah Desa Harapan Maju untuk dikelola secara mandiri. Gedung ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT KHN yang dikenal dengan nama KHN Lestari.

Dalam kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLH) Malinau, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, terutama dalam mengurangi pencemaran sampah rumah tangga di sungai. Selain itu, program ini juga bertujuan menciptakan peluang ekonomi sirkular melalui produk-produk daur ulang.

Fasilitas Bank Sampah ini merupakan bagian dari komitmen PT KHN sejak tahun 2023 untuk membentuk pengurus dan mengaktifkan program Bank Sampah Unit Desa di Desa Harapan Maju dan Desa Paking yang lokasinya paling dekat dengan proyek PLTA Mentarang Induk.

Komitmen Jangka Panjang PT KHN

Manager Stakeholder Management PT KHN, Hambar Endro Prabowo, menyampaikan bahwa kehadiran Bank Sampah ini sebagai bukti komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini adalah penerapan program nasional yang sangat bagus.

“PT KHN terus berkomitmen untuk mendampingi warga Desa Harapan Maju dan Desa Paking melalui program-program yang mendorong keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan bimbingan DLH Malinau, pihaknya berharap fasilitas ini dapat menjadi ruang pembelajaran dan praktik pengelolaan sampah yang konsisten dan berkelanjutan bagi warga.

Apresiasi dari DLH Malinau

Kepala DLH Malinau, dr. John Felix Rundupadang, M.P.H., memberikan apresiasi atas kolaborasi antara PT KHN dan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan desa. Ia menyebutkan bahwa inisiatif PT KHN sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam hal pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.

“Fasilitas Bank Sampah Hijau Muda ini adalah bukti bagaimana perusahaan dan masyarakat dapat bersinergi mengatasi masalah sampah,” ungkapnya.

Mulai dari tahun 2024, PT KHN bersama DLH Malinau juga mengadakan berbagai program berbasis lingkungan seperti pelatihan membuat ekobrik, pelatihan pemilahan sampah, pembentukan dan pelatihan Pengurus Bank Sampah, pembuatan baja kompos serta pembelian ekobrik dari masyarakat, sehingga sekarang bisa dijadikan sebagian dari struktur gedung ini.

Dukungan dari Pemerintah Kecamatan

Camat Mentarang, Willy Charles, SE., MH., menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program-program pemberdayaan di wilayahnya. Ia menyambut baik dan mendukung penuh langkah KHN yang terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat Desa Harapan Maju dan Desa Paking.

“Sinergi yang terjalin antara warga, perusahaan, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa,” ucap Camat.

Refleksi Perjalanan Relokasi Warga

Acara peresmian ini juga menjadi momen refleksi perjalanan 3 tahun relokasi warga RT 05 Desa Harapan Maju. Selama 3 tahun terakhir, PT KHN terus aktif mendampingi dan memonitor perkembangan kehidupan warga untuk memastikan transisi kehidupan mereka berjalan dengan baik dan semakin sejahtera.

Program KHN Lestari yang Berkelanjutan

Melalui program KHN Lestari, berbagai inisiatif pemberdayaan telah dilaksanakan, mulai dari sektor pertanian hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pada pilar Lestari Kehidupan, PT KHN mendorong penguatan penghidupan berkelanjutan melalui proses budidaya padi sawah yang kini telah memasuki tahun ketiga, mencerminkan peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.

Selain itu, program penanaman kopi juga terus digalakkan dengan 1.500 pohon yang telah tertanam dari target 7.000 pohon.

Sementara itu, melalui pilar Lestari Budaya, PT KHN memberikan pelatihan kerajinan tangan dan membatik untuk menjaga keberlanjutan keterampilan berbasis kearifan lokal sekaligus membuka peluang usaha kreatif yang mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Melalui pilar Lestari Pendidikan, PT KHN juga memperluas akses pendidikan bagi warga di sekitar proyek melalui Program Paket A, B, C, serta pelatihan Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin.

Warga juga mendapatkan pelatihan perawatan fasilitas umum kelistrikan untuk mendukung kemandirian pemukiman baru dan pengoperasian alat berat sederhana.

Peran PT KHN sebagai Mitra Pembangunan

Melalui peresmian Gedung Bank Sampah Hijau Muda, PT KHN menegaskan perannya sebagai mitra pembangunan bagi masyarakat dan pemerintah daerah. PT KHN akan melanjutkan pendampingan warga relokasi seiring dengan pengembangan proyek PLTA Mentarang Induk, dengan memastikan peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi bagian dari proses pembangunan di wilayah Malinau.

Program KHN Lestari akan terus dijalankan sebagai kerangka tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *