My WordPress Blog
Bisnis  

Rekomendasi Saham DEWA yang Perlu Diketahui

Prospek Kinerja DEWA yang Menarik di Tahun 2026

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menunjukkan prospek kinerja yang semakin menarik di tahun 2026. Langkah ekspansi ke bisnis tambang emas menjadi salah satu faktor utama yang mendorong optimisme terhadap pertumbuhan perusahaan. Dengan fokus pada proyek tambang emas Gayo, DEWA berupaya memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam sektor pertambangan.

Ekspansi Bisnis Tambang Emas

Perusahaan telah mengalokasikan belanja modal eksplorasi sebesar Rp 450 miliar untuk memperkuat bisnis di luar sektor batubara. Pembangunan fasilitas pengolahan ditargetkan selesai pada 2028. Fase eksplorasi kedua di tambang emas Gayo akan diselesaikan pada semester I-2026 dengan cakupan wilayah mencapai 30.000 meter.

Menurut Dennis Tay dari Henan Putihrai Sekuritas (HPS), langkah ini akan menjadi katalis jangka panjang bagi valuasi DEWA. Selanjutnya, fase final eksplorasi dengan cakupan luas 50.000 meter akan dilakukan. Setelah itu, manajemen berencana melakukan deklarasi sumber daya sesuai standar JORC (Joint Ore Reserves Committee).

Transformasi Perusahaan

Nafan Aji Gusta dari Mirae Asset Sekuritas melihat bahwa ekspansi ke sektor emas merupakan transformasi penting bagi DEWA. Sebelumnya, perusahaan hanya berperan sebagai kontraktor tambang, tetapi kini berupaya memperluas kapasitas operasionalnya. Proyek Gayo diharapkan meningkatkan kapasitas dan kemampuan DEWA di bisnis tambang emas.

Tren positif harga emas yang berlangsung secara jangka panjang juga menjadi faktor pendukung. Meski saat ini harga emas sedang mengalami koreksi wajar, Nafan melihat kondisi ini sebagai peluang akumulasi. Jika harga emas kembali naik, kinerja keuangan DEWA diharapkan akan meningkat.

Perpanjangan Kontrak dengan Arutmin

DEWA juga berhasil memperpanjang kontrak jangka panjang dengan Arutmin. Kontrak berbasis life-of-mine mencakup area Kintap dan Asam-asam, dengan total 252 juta bcm kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup serta produksi batubara sebesar 48 juta ton. Manajemen DEWA memberikan panduan operasional untuk tahun 2026, yaitu volume pengupasan overburden sebesar 36,2 juta bcm dan produksi batubara sebesar 6,5 juta ton.

Peningkatan Volume Operasional

Juan Harahap dari Samuel Sekuritas Indonesia mencermati bahwa DEWA terus memperluas ekspansi bisnis di luar grup BUMI. Perusahaan berencana menambah volume sekitar 100 juta bcm per tahun dalam tiga tahun ke depan. DEWA telah mengamankan kontrak baru baik di sektor batubara di Kalimantan Selatan maupun proyek non-batubara di Sulawesi Selatan.

Selain itu, DEWA masih menjajaki peluang kerja sama dengan produsen batubara besar di dalam negeri. Dengan peningkatan volume dan keberhasilan transformasi menjadi kontraktor in-house, kinerja operasional DEWA diproyeksikan meningkat signifikan.

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Meskipun prospek positif, Juan menyebutkan beberapa risiko yang perlu diperhatikan investor. Realisasi peningkatan volume bisa lebih lambat dari perkiraan, keterlambatan kedatangan alat berat, serta proses pengembangan sumber daya di proyek Gayo yang berisiko memakan waktu lebih panjang dari rencana.

Kinerja Keuangan

Hingga kuartal III 2025, DEWA mencatatkan pendapatan sebesar Rp 4,65 triliun atau meningkat 2,8% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,52 triliun. Laba bersih DEWA melonjak signifikan 519% yoy menjadi Rp 239,2 miliar dari periode sama tahun 2024 sebesar Rp 38,6 miliar.

Samuel Sekuritas Indonesia memproyeksikan pendapatan DEWA pada 2026 mencapai Rp 7,69 triliun, naik sekitar 22,6% dibandingkan estimasi 2025. Laba bersih juga diproyeksikan melonjak menjadi Rp 870 miliar pada 2026, atau tumbuh sekitar 178% dibandingkan estimasi laba bersih 2025 sebesar Rp 313 miliar.

Rekomendasi Investasi

Dengan berbagai katalis positif, Juan memberikan rekomendasi untuk buy saham DEWA dengan target harga Rp 800 per saham. Nafan dan Dennis juga memberikan rekomendasi untuk beli saham DEWA dengan target harga masing-masing Rp 515 dan Rp 750 per saham.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *