Keutamaan dan Tata Cara Sholat Dhuha
Sholat Dhuha merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Keutamaannya sangat luar biasa, sehingga menjadi salah satu amalan yang patut dilakukan setiap hari.
Waktu terbaik untuk mengerjakan sholat dhuha adalah ketika matahari mulai naik. Biasanya waktu tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga menjelang waktu dzuhur. Sholat ini bisa dikerjakan minimal dua rakaat, namun juga bisa diperbanyak menjadi empat, enam, atau delapan rakaat sesuai dengan kemampuan dan keinginan seseorang.
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda melalui hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA:
“Man Haafazha ‘alaa syuf ‘a tidl dluha, ghufira lahu dzunubuhu wa in kaanat mitsla zabadil bahri”
Artinya:
“Siapa saja yang dapat mengerjakan sholat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa laut.”
Doa Setelah Sholat Dhuha
Setelah menyelesaikan sholat dhuha, umat Muslim dianjurkan membaca doa tertentu. Berikut bacaan doa setelah sholat dhuha dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya:
Bacaan Arab:
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Bacaan Latin:
Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka.
Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shalihiin.
Artinya:
“Ya Allah, bahwasanya waktu dluha itu waktu dluhaMu, kecantikan ialah kecantikanMu, keindahan itu keindahanMu, kekuatan itu kekuatanMu, kekuasaan itu kekuasaanMu, dan perlindungan itu, perlindunganMu”.
“Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, turunkanlah. Dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dluha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shaleh”.
Bacaan Surat dalam Sholat Dhuha
Dalam sholat dhuha, pada rakaat pertama biasanya dibaca surat Asy Syamsu, sedangkan pada rakaat kedua dibaca surat Adl-Dluha.
Niat Sholat Dhuha
Berikut niat sholat dhuha:
“Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.”
Artinya:
“Aku niat shalat sunat dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala.”
Tata Cara Sholat Dhuha
Tata cara sholat dhuha sama seperti sholat pada umumnya, yaitu dimulai dengan niat, kemudian membaca takbir, membaca surat Al-Quran, melakukan ruku’, sujud, dan seterusnya. Setelah selesai sholat, disarankan untuk membaca doa setelah sholat dhuha.
Keutamaan Sholat Dhuha
Sholat dhuha memiliki banyak keutamaan, antara lain:
- Penggugur Dosa: Rutin melaksanakan dhuha dapat menghapuskan dosa-dosa, meskipun sebanyak buih di lautan.
- Sedekah Seluruh Persendian: Dua rakaat dhuha sudah cukup untuk menggantikan sedekah bagi 360 persendian tubuh manusia setiap harinya.
- Permohonan dan Kelancaran Rezeki: Dhuha dikenal sebagai waktu permohonan rezeki, dan Allah berjanji mencukupkan kebutuhan hamba-Nya yang mengerjakannya, terutama 4 rakaat atau lebih.
- Orang Taat (Awwabin): Shalat dhuha disebut juga shalat awwabin, yakni shalatnya orang-orang yang kembali taat kepada Allah.
- Dibangunkan Rumah di Surga: Barangsiapa mengerjakan shalat dhuha sebanyak 12 rakaat, Allah akan membangunkan sebuah istana di surga.
- Pahala Setara Haji dan Umrah: Jika seseorang melakukan shalat Subuh berjamaah, berdzikir hingga matahari terbit, lalu shalat dhuha (syuruk), ia mendapat pahala setara haji dan umrah yang sempurna.
- Terhindar dari Api Neraka: Menjaga shalat dhuha menjadi pelindung diri dari siksa api neraka.
Waktu Terbaik Shalat Dhuha
Waktu afdal mengerjakan shalat dhuha adalah saat matahari sudah mulai panas, sekitar pukul 08.00 pagi hingga menjelang zhuhur.
Jumlah Rakaat
Shalat dhuha dapat dikerjakan minimal 2 rakaat, dan umumnya 4 hingga 12 rakaat.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











