Persiapan Haji 2026: Koordinasi Lintas Instansi untuk Pelayanan yang Lebih Baik
Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Maluku Utara terus mematangkan persiapan pelaksanaan haji 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah koordinasi lintas instansi bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan di Asrama Embarkasi Sudiang, Makassar, pada Jumat (4/4/2026). Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji asal Maluku Utara, sekaligus memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan optimal dan terintegrasi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan PPIHD Maluku Utara. Ia menegaskan bahwa embarkasi tidak sekadar menjadi titik kumpul, tetapi juga pusat layanan terpadu bagi jemaah.
“Embarkasi memiliki peran penting dalam memastikan kesiapan jemaah, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun koordinasi perjalanan menuju Arab Saudi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa jemaah asal Maluku Utara akan tergabung dalam Kloter 13 dan Kloter 15, dengan total sebanyak 786 orang. Kloter 13 dijadwalkan masuk asrama pada 29 April, sementara Kloter 15 pada 30 April. Seluruh jemaah akan mendapatkan layanan maksimal, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga pembinaan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Pembagian Ruang dan Fasilitas
Sementara itu, Kepala Asrama Haji Embarkasi Makassar, Zulkifli Hijaz, menjelaskan bahwa kesiapan teknis telah dilakukan, termasuk pembagian ruang dan fasilitas bagi jemaah. Untuk Kloter 13, jemaah akan menempati Wisma Shafa, Jabal Uhud, dan Bir Ali sebelum proses pelepasan menuju Mekkah yang dipusatkan di Aula Mina. Sedangkan Kloter 15 akan difasilitasi di sejumlah wisma yang telah disiapkan, dengan pelayanan maksimal selama masa transit di asrama.
Transportasi Udara
Dari sisi transportasi udara, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Asrul Gaelea, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua penerbangan menggunakan maskapai Sriwijaya Air. “Untuk Kloter 13, penerbangan dijadwalkan pada 29 April pukul 07.30 WIT dan 12.55 WIT. Sementara Kloter 15 akan berangkat pada 30 April dengan waktu yang sama,” jelasnya.
Harapan dan Komitmen
Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, berharap koordinasi ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempersiapkan jemaah secara lebih matang, baik fisik maupun mental sebelum berangkat ke Tanah Suci. “Kami berharap seluruh proses pelayanan haji tahun ini berjalan lancar, dan jemaah Maluku Utara dapat berangkat dengan kesiapan yang lebih baik,” ujarnya.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Abdul Karim, menambahkan bahwa pihaknya akan mengawal seluruh jadwal yang telah ditetapkan serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) di Embarkasi Makassar.
Partisipasi Pejabat Terkait
Pertemuan koordinasi ini turut dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah H. Asa Afif, Kasubag Administrasi dan Keuangan Asrama Haji H. Rusdi Busaeri, serta jajaran PPIHD Maluku Utara seperti H. Tamhid Abu Bakar, Alfian Wakanubun, dan H. Fadli Muhammad.
Melalui sinergi lintas instansi ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara optimistis penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh jemaah.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











