Bengkel PEMS AA Motor Surabaya Jadi Rujukan Pasca Pengisian BBM
Bengkel PEMS AA Motor di Surabaya kini menjadi salah satu tempat yang diminati masyarakat setelah ditunjuk oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus untuk menangani kendaraan yang mengalami brebet atau mati mendadak usai mengisi bahan bakar. Lokasi bengkel ini berada di Jl. Menanggal V No.47, Surabaya dan kini menjadi rujukan utama karena proses pelayanan yang cepat dan tidak rumit.
Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam memfasilitasi konsumen yang ingin mengecek performa mesin kendaraannya pasca pengisian bahan bakar. Di Jawa Timur terdapat total 32 bengkel rekanan, dengan 23 di antaranya melayani pemeriksaan sepeda motor. PEMS AA Motor termasuk salah satu bengkel yang fokus menangani kendaraan roda dua dari berbagai merek dan tipe. Lokasinya yang mudah dijangkau membuat banyak pengguna motor datang ke bengkel ini setiap hari.

Owner PEMS AA Motor, Riza, menjelaskan bahwa sejak bengkel ini ditunjuk pada 31 Oktober 2025, jumlah kendaraan yang masuk meningkat signifikan. “Kalau 4 hari ini ya, 100 (motor) lebih ada sih. Jadi setiap hari rata-rata sekitar 25,” ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa penugasan dari Pertamina sudah berjalan sejak akhir Oktober dan masih berlangsung hingga awal November.
Proses pelayanan dirancang sederhana agar konsumen tidak merasa direpotkan saat membawa kendaraannya. “Bawa struk pembelian BBM, langsung datang ke bengkel yang ditunjuk oleh Pertamina,” ujar Riza. Ia menambahkan bahwa sudah ada daftar bengkel yang ditunjuk sehingga pengendara tinggal memilih lokasi terdekat.
“Udah ada listnya, ada sekitar 14 bengkel (PEMS) di Jawa Timur. Tinggal datang, tunjukkan struk, keluhannya apa, nanti isi formulir, dan biaya penggantian dan lain-lain ditanggung oleh Pertamina,” tuturnya. Riza menegaskan bahwa semua biaya penggantian komponen ditanggung penuh tanpa tambahan biaya bagi konsumen.
Pengecekan yang paling sering ditemui adalah mesin motor yang brebet atau kehilangan tenaga. Menurut Riza, penyebabnya umumnya terletak pada komponen pembakaran seperti busi dan filter bensin. Mekanik kemudian melakukan pengecekan menyeluruh sesuai prosedur sebelum melakukan penggantian part.
Menariknya, kasus brebet ini lebih sering dialami motor-motor keluaran baru. “Untuk sementara ini kasusnya banyak di motor baru,” jelas Riza. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin. “Ya minimal harus ngisi pertamax lah kalau untuk motor baru. Karena ada di speknya di dekat tangki itu juga ronnya minimal 92 kan, dan itu pertamax,” katanya.
Jika motor baru menggunakan bahan bakar dengan RON lebih rendah, performa kendaraan bisa terganggu. “Kalau pakai pertalite memang kurang oke lah,” tambahnya. Meski memberikan rekomendasi, Riza tetap menyerahkan keputusan kepada konsumen. “Disesuaikan dengan spek motor. Nggak ada sih, itu aja mungkin. Bisa diisi dengan Pertamax,” ujarnya.
Kecepatan penanganan menjadi salah satu alasan banyak pengguna motor merasa puas mendatangi PEMS AA Motor. Mekanik bergerak sistematis mulai dari pemeriksaan, identifikasi masalah, hingga penggantian part. Selain itu, penjelasan teknis disampaikan secara jelas agar konsumen mengerti kondisi kendaraannya. Hal ini membuat konsumen merasa proses berjalan transparan dan meyakinkan.
Riza menekankan profesionalitas menjadi prinsip utama dalam pelayanan. Ia tidak ingin ada konsumen merasa bingung atau merasa tidak dilayani secara layak. Seiring meningkatnya jumlah kendaraan yang datang, ritme kerja mekanik semakin tertata. Meski setiap hari menangani sekitar 25 motor, pelayanan tetap dijaga agar tidak terburu-buru atau asal-asalan.
Bengkel ini tetap melayani perbaikan umum seperti biasa di luar program layanan dari Pertamina. Namun prioritas tetap diberikan kepada konsumen yang datang dan ingin memanfaatkan program yang sedang berjalan. Kemudahan prosedur klaim dan kejelasan proses menjadi poin penting dalam pengalaman konsumen. Tidak ada proses administrasi yang memakan waktu lama atau membuat konsumen harus menunggu tanpa kepastian.
Melalui kerja sama ini, PEMS AA Motor bukan hanya memperbaiki kendaraan, tetapi juga mengembalikan rasa aman konsumen. Kepercayaan publik menjadi hal yang dijaga melalui konsistensi pelayanan. Respons cepat dan mekanisme klaim yang jelas menunjukkan komitmen Pertamina dalam bertanggung jawab terhadap layanan energi.
Bengkel rekanan seperti PEMS AA Motor menjadi ujung tombak pelaksanaan tanggung jawab tersebut di lapangan. Dengan beban kerja rata-rata 25 motor per hari, PEMS AA Motor memperlihatkan kemampuan penanganan yang terstruktur dan profesional. Konsumen pun merasa urusannya dapat terselesaikan dengan mudah tanpa harus berkali-kali datang.
Dalam kondisi masyarakat membutuhkan kepastian, keberadaan bengkel rekanan yang responsif menjadi penting. PEMS AA Motor menjadi contoh bagaimana pelayanan yang rapi dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan. Di tengah situasi yang menuntut kecepatan dan ketepatan, PEMS AA Motor menempatkan kepercayaan konsumen sebagai prioritas utama. Profesionalitas bukan hanya sekadar slogan, tetapi dijalankan setiap hari dalam setiap motor yang masuk ke ruang servis.











