pinrangpost.com – JAKARTA – Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet (Seskab) baru, mendapatkan perhatian positif dari publik dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hal ini terungkap dari hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dilakukan pada Januari 2025.
Menurut pendiri Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, terdapat 7 menteri atau pejabat yang dianggap memiliki kinerja terbaik berdasarkan survei tersebut. Hal ini menarik karena daftar nama tersebut tidak disebutkan kepada responden, melainkan muncul secara spontan dari pikiran mereka.
Ketujuh pejabat tersebut adalah Sri Mulyani, Menteri Keuangan; Erick Thohir, Menteri BUMN; Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan; Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet; Nasaruddin Umar, Menteri Agama; Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian; dan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
“Mereka adalah 7 pejabat setingkat menteri yang secara spontan dianggap memiliki kinerja terbaik oleh responden. Sementara itu, pejabat lainnya mendapatkan persentase kurang dari 1 persen,” ungkap Burhanuddin.
Selain itu, Teddy Indra Wijaya juga masuk dalam 5 besar pejabat dengan tingkat kepuasan tertinggi, di bawah Menteri Agama Nasaruddin Umar. Berdasarkan survei, Teddy mendapatkan tingkat kepuasan sebesar 90,1 persen, hanya sedikit di bawah Nasaruddin Umar yang mencapai 92,8 persen.
Menurut Burhanuddin, popularitas dan kepuasan publik terhadap Teddy dapat dikaitkan dengan fakta bahwa ia selalu mendampingi Presiden Prabowo dalam setiap aktivitasnya. “Teddy juga populer di kalangan pendukung Prabowo karena selalu mendampingi beliau ke mana-mana,” ungkapnya.
Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo juga berdampak positif pada orang-orang di sekitarnya, termasuk Teddy Indra Wijaya.
Survei nasional Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 16-21 Januari 2025 dengan melibatkan 1.220 responden. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.











