My WordPress Blog

“Kontroversi Menteri, Satryo Soemantri Brodjonegoro Dinilai Paling Rendah dalam Survei”

"Survei Terbaru: Menteri Satryo Soemantri Brodjonegoro Dikritik karena Rendahnya Penilaian"

pinrangpost.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mendapat penilaian paling buruk dari publik menurut hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Social Insight (IDSIGHT). Dari 55 nama menteri dan kepala badan yang dinilai, Satryo mendapat penilaian negatif sebesar 78,8%, sedangkan hanya 6,0% yang menilai positif dan 15,2% netral. Menurut Direktur Komunikasi IDSIGHT, Johan Santosa, nama Satryo menarik perhatian publik saat terjadi demonstrasi oleh aparatur sipil negara (ASN) yang menuduhnya sebagai pemimpin yang arogan dan semena-mena dalam memecat bawahannya.

Publik juga memberikan penilaian buruk terhadap Budi Arie Setiadi, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Relawan Projo. Maraknya judi online menjadi salah satu alasan publik memberikan penilaian buruk terhadap Budi Arie, karena dianggap bertanggung jawab atas peredaran judi online yang tidak terblokir. Namun, menurut Johan, penilaian buruk terhadap Budi Arie juga dipengaruhi oleh garis politik Jokowi yang dianggap kontra oleh kalangan yang memberikan penilaian tersebut.

Beberapa nama lain yang mendapat penilaian buruk dari publik adalah Menteri HAM Natalius Pigai (68,5%), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (65,2%), Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (57,8%), dan Menteri Perumahan dan Permukiman Maruarar Sirait (55,2%). Survei yang dilakukan oleh IDSIGHT ini menunjukkan bahwa publik memberikan penilaian buruk terhadap para menteri yang dianggap tidak berhasil dalam menjalankan tugasnya.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *