Ringkangan Berita
PT INKA Madiun adalah BUMN yang bergerak di bidang manufaktur kereta api nasional. Perusahaan ini memproduksi sarana LRT Palembang, yang memiliki pelayanan dengan indeks kepuasan masyarakat sebesar 97,95 pada Triwulan II 2025. LRT Palembang dirancang modern dan ramah difabel, dengan kecepatan operasional mencapai 85 km/jam. Sebagai transportasi unggulan di Sumatera Selatan, LRT Palembang menjadi salah satu alat transportasi modern yang sangat diminati oleh warga kota Palembang.
LRT Palembang: Transportasi Modern dengan Pelayanan Unggul
Berdasarkan data Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Balai Pengelola LRT Sumatera Selatan untuk periode Juli hingga September 2025, pelayanan LRT Palembang mencapai angka 97,95. Angka ini menunjukkan bahwa LRT Palembang dinilai sangat baik dalam hal fasilitas dan pelayanan. Tidak hanya itu, LRT Palembang juga dikenal sebagai transportasi umum yang sangat efisien dan nyaman bagi para pengguna.
Peran Vital PT INKA: Produsen Utama Sarana LRT Palembang
Kesuksesan LRT Palembang tidak lepas dari peran PT INKA (Persero) selaku produsen utama. PT INKA bertanggung jawab atas perancangan, pengembangan, dan pembuatan unit kereta yang digunakan dalam sistem LRT Palembang. Perusahaan ini menyediakan sarana yang sesuai dengan kebutuhan transportasi perkotaan yang modern dan efisien.
Spesifikasi Teknis Kereta LRT Palembang Buatan INKA
LRT Palembang (Sumsel) dirancang dengan konfigurasi Mc1 – T – Mc2. Kecepatan maksimumnya mencapai 100 km/jam, sedangkan kecepatan operasionalnya 85 km/jam. Lebar sepurnya 1.067 mm dan beban gandar maksimal 12 ton. Setiap unit kereta memiliki panjang 18.000 mm, lebar 2.650 mm, dan tinggi dari rel 3.850 mm. Kereta ini juga dilengkapi dengan sistem kendali modern untuk keamanan dan kenyamanan penumpang. Selain itu, setiap rangkaian kereta memiliki kapasitas tempat duduk yang cukup luas dan ramah difabel.
Profil Singkat dan Jejak Emas PT INKA (Persero)
PT Industri Kereta Api (Persero), atau lebih dikenal sebagai PT INKA (Persero), adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang manufaktur sarana perkeretaapian. Perusahaan ini berdiri pada 29 Agustus 1981 setelah pemerintah mengalihkan balai yasa lokomotif uap PJKA di Madiun menjadi pabrik sarana perkeretaapian yang berkantor pusat di Madiun, Jawa Timur, Indonesia.
Sejak awal 1980-an, PT INKA mulai memproduksi gerbong, kereta, dan merakit KRL pertama pada 1987. Perkembangan perusahaan ditandai dengan ekspor gerbong ke Malaysia pada 1991, produksi KRL pada 1994, serta joint venture dengan General Electric untuk lokomotif yang diekspor ke Filipina pada 1996. Ekspor gerbong ke Thailand terjadi pada 1998.
Perusahaan berkembang pesat sejak meluncurkan KRL pertamanya pada tahun 2001, lalu mengekspor bodi gerbong ke Australia pada 2004 dan kereta ke Bangladesh pada 2006 dan 2016. Pada 2007, PT INKA meneken kontrak produksi KRDE untuk Aceh dan railbus untuk Palembang. Inovasi berlanjut dengan peluncuran pendingin udara kereta bermerek I-COND pada 2015 serta KRL khusus Bandara Soekarno-Hatta pada 2017.
Pada 2018, PT INKA meluncurkan LRT Palembang dan menyelesaikan produksi LRT Jabodebek pertama pada 2019. Di tahun yang sama, perusahaan membentuk konsorsium IRDIA untuk ekspor ke Afrika serta menjalin joint venture dengan Stadler Rail membangun pabrik perkeretaapian di Banyuwangi.
Pada 2021, PT INKA mengekspor lokomotif dan kereta ke Filipina serta meluncurkan bus listrik bermerek E-Inobus. Pada Maret 2025, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini kepada Biro Klasifikasi Indonesia sebagai langkah membentuk holding operasional di Danantara.
Jangkauan Global PT INKA
Saat ini, PT INKA telah menciptakan berbagai macam produk seperti:
- Kereta Rel Listrik (KRL)
- Kereta Rel Diesel (KRD)
- Kereta Penumpang
- Gerbong Barang
- Lokomotif
- Produk diversifikasi (misalnya, bus listrik E-Inobus)
Produk-produk PT INKA Madiun ini tidak hanya digunakan di dalam negeri (termasuk LRT Palembang, LRT Jabodebek, dan KAI), tetapi juga telah diekspor ke berbagai negara, seperti Bangladesh, Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura, Australia, dan Selandia Baru. PT INKA diakui sebagai perusahaan manufaktur kereta api terintegrasi pertama di Asia Tenggara.











