Tradisi Makanan di Tahun Baru yang Berbeda-Beda di Seluruh Dunia
Tahun baru selalu dirayakan dengan meriah oleh banyak orang dari berbagai negara. Dalam perayaan-perayaan ini biasanya akan disajikan berbagai hidangan. Makanan-makanan yang disajikan biasanya bertema, mudah untuk dibagikan, atau memiliki makna untuk perayaan tersebut. Beberapa negara memiliki kebiasaan atau makanan tradisional yang memiliki arti dan biasanya hanya dihidangkan pada waktu tertentu saja. Salah satunya adalah tahun baru.
Kacang Tunggak atau Kacang Mata Hitam
Salah satu makanan tradisional yang sering dihidangkan pada tahun baru adalah kacang tunggak atau kacang mata hitam. Dalam tradisi Amerika Serikat, memakan kacang tunggak menjadi kebiasaan pada tahun baru. Diperkirakan tradisi ini dimulai pada Perang Saudara, ketika tentara Union menyerbu persediaan makanan tentara Konfederasi, dan hanya menyisakan kacang ini.
Ada kisah lain bahwa tradisi ini berasal dari sejarah orang-orang Afrika-Amerika. Setelah Proklamasi Emansipasi pada 1863 yang membebaskan orang-orang kulit hitam dari perbudakan, mereka merayakannya dengan kacang polong hitam – salah satu dari sedikit makanan yang tersedia. Ada teori lain yang mengatakan bahwa kacang polong memiliki makna keberuntungan di Mesir Kuno. Serta kacang polong juga memiliki makna kerendahan hati kepada para dewa, karena sayuran ini mudah didapatkan oleh budak-budak miskin.
Anggur
Anggur juga menjadi salah satu makanan populer dalam perayaan tahun baru. Dalam tradisi Spanyol, terdapat ritual “Las doce uvas de la suerte”, atau 12 anggur keberuntungan, yang menjadi tradisi menyambut tahun baru dengan memakan keduabelas anggur satu per satu, setiap 12 detik terakhir. Dalam tradisi ini dikatakan anggur-anggur ini menyimbolkan keberuntungan pada tiap bulan di tahun yang baru.
Tamale
Di Meksiko, tamale adalah hidangan wajib pada perayaan-perayaan. Sajian ini terbuat dari adonan yang terbuat dari jagung, lalu diisi dengan daging, keju atau sayur, kemudian dibungkus dengan kulit jagung dan dikukus. Tamale dapat ditemukan dan dinikmati oleh orang-orang Meksiko serta berbagai negara lain di Amerika Latin pada bulan Desember hingga Januari awal. Keluarga-keluarga juga akan berkumpul untuk “tamaladas”, reuni atau acara berkumpul untuk membuat dan menikmati tamale. Pada tahun baru, dipercaya memakan tamale dapat memberikan keberuntungan atau nasib baik pula.
Daging Babi
Dalam banyak budaya, babi menjadi simbol untuk kemajuan. Babi memiliki kebiasaan untuk menggali ke depan saat mencari makanan. Dari sini babi menjadi makanan dengan makna keberuntungan yang akan disajikan sebagai makanan tradisional pada tahun baru. Selain itu, daging babi dapat dimasak menjadi berbagai macam hidangan. Seperti dipanggang, dibuat menjadi sosis, dikukus, dan lain-lain, membuatnya menjadi pilihan yang mudah bagi tuan rumah.
Mie Soba
Orang-orang Jepang memiliki kebiasaan untuk memakan mie soba, atau toshikoshi soba, yang terbuat dari tepung gandum hitam. Mie soba ini dapat disajikan dalam berbagai macam sajian. Dari dengan kuah panas, dingin, digoreng, dan ditaburi daging atau sayuran. Tradisi ini dimulai sejak pertengahan Era Edo, dimana menjadi kebiasaan untuk memakan mie soba pada hari terakhir setiap bulannya. Namun menjadi hidangan tahun baru karena maknanya yang dapat membuat panjang umur. Selain itu, orang-orang juga mengatakan bahwa mie melambangkan ketahanan karena mudah patah saat digigit. Hal ini mewakili pemutusan hubungan yang bersih dari tantangan tahun sebelumnya.
Sup Kue Beras
Di Korea, kita akan menemukan sajian sup kue beras atau tteokguk sebagai makanan tradisional untuk menyambut tahun baru. Sup ini biasanya terbuat dari kaldu daging dan lengkapi dengan rumput laut, telur, daging serta kue beras berbentuk koin. Sup ini dikatakan merepresentasikan kesejahteraan dan awal baru yang segar pada tahun baru.
Kacang Lentil
Di Italia dan Brazil, dipercaya kacang lentil memiliki simbol kesejahteraan dan kemakmuran karena bentuknya yang seperti uang koin. Tradisi ini dipercaya sejak peradaban Roma kuno, dimana kacang lentil dibagikan sebagai hadiah tahun baru untuk mengundang kekayaan pada tahun baru tersebut. Orang-orang Italia memasak kacang lentil ini hingga empuk dan disirami minyak zaitun, bawang dan rosemari. Sedangkan di Brazil, kacang ini dimasak dengan beras. Dipercaya semakin banyak kacang lentil yang kita makan, semakin banyak kekayaan yang akan datang kepada kita.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











