My WordPress Blog

Gubernur Kalsel Tetapkan Proyek Strategis 2026, Ini Daftarnya

Daftar Proyek Strategis Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi menetapkan Daftar Proyek Strategis Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 100.33.1/0990/KUM/2025. Penetapan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di Kalimantan Selatan.

Proyek-proyek strategis ini diarahkan untuk meningkatkan konektivitas, pelayanan publik, serta kualitas infrastruktur daerah. Beberapa proyek utama yang ditetapkan antara lain penyediaan layanan angkutan umum untuk jasa angkutan orang antar dalam satu daerah provinsi atau perkotaan melalui skema Buy The Service (BTS), serta pengadaan dan pemasangan fasilitas keselamatan jalan.

Selain itu, terdapat proyek pembangunan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru yang dilaksanakan secara tahun jamak. Pemerintah provinsi juga menetapkan pembangunan stadion bertaraf internasional sebagai salah satu proyek strategis daerah. Di sektor penataan kawasan dan infrastruktur pendukung, pembangunan siring Pantai Batulicin di Kabupaten Tanah Bumbu turut masuk dalam daftar prioritas.

Kemudian, pembangunan lanjutan rumah dinas jabatan Gubernur Kalimantan Selatan juga dilaksanakan secara tahun jamak. Pada bidang pendidikan, proyek strategis mencakup pembangunan Gedung Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pembangunan Unit Sekolah Baru SMA Negeri 6 Banjarbaru, serta pengadaan Jembatan Kebun Raya Banua.

Dengan ditetapkannya daftar proyek strategis ini, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan dapat melaksanakan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara terarah, transparan, dan akuntabel. Pemerintah provinsi menargetkan proyek-proyek tersebut memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta memperkuat pembangunan daerah pada tahun 2026.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmadin MY, menjelaskan penetapan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. Proyek-proyek strategis tersebut dirancang untuk mempercepat pembangunan daerah secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya pada sektor pengadaan barang dan jasa. Dengan adanya daftar proyek strategis ini, diharapkan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Melalui penetapan ini, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memiliki acuan yang jelas dalam mengawal, melaksanakan, serta memantau program dan kegiatan strategis yang menjadi prioritas pembangunan tahun 2026. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen menjadikan proyek-proyek strategis ini sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Proyek Strategis di Bidang Cipta Karya PUPR Kalsel

Adapun dua di antaranya dalam program strategis itu, masuk ke dalam garapan bidang Cipta Karya PUPR Kalsel. Kadis PUPR Kalsel Yasin Toyib melalui Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha, membenarkan dua di antara dari daftar proyek strategis itu masuk di ruang lingkup kerjanya. Dua proyek yang masuk di Cipta Karya PUPR Kalsel, meliputi pembangunan rumah dinas gubernur dan kawasan mahligai yang berada di kawasan Kantoe Gubernuran dan satunya lagi soal stadion internasional di Banjarbaru.

“Untuk rumah dinas Gubernur Kalsel berikut Mahligainya dalam tahap persiapan pengadaan lelang,” ujar Ryan. Ryan menjelaskan, proses lelang akan menggunakan skema tahun jamak (multiyears) dengan total anggaran sekitar Rp120 miliar. Saat ini, pihaknya masih melakukan evaluasi harga agar pelaksanaan proyek dapat segera diproses masuk ke tahap pelelangan.

Untuk proyek pembangunan mahligai, lanjut Ryan, penggarapan yang dilakukan merupakan tahap lanjutan. Pasalnya, pada tahun 2025 lalu, proyek tersebut sempat terhenti dan tidak ada aktivitas pembangunan. Adapun lokasi pembangunan mahligai tetap berada di kawasan perkantoran pemerintahan, tepatnya di area yang berseberangan dengan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan.

Ke depannya, kawasan tersebut mencakup area rumah jabatan gubernur, rumah jabatan wakil gubernur, serta rumah jabatan sekretaris daerah dengan total luasan lebih dari 10 hektare. Ryan menargetkan pembangunan kawasan tersebut dapat rampung pada tahun 2027. Namun, penyelesaian tersebut belum termasuk pengerjaan interior karena masih menunggu arahan dan kebijakan dari pimpinan daerah.

Dari sisi konsep, rumah jabatan yang akan dibangun mengusung arsitektur rumah Banjar dengan sentuhan modern, menyesuaikan perkembangan desain bangunan pemerintahan saat ini. “Kami masih melakukan evaluasi harga. Harapannya, proses ini bisa segera rampung sehingga pengadaan dapat segera dilelang,” ujarnya.

Adapun proyek strategis lainnya yakni rencana pembangunan stadion bertaraf internasional, Dinas PUPR Kalsel menyebutkan saat ini masih berada pada tahap pembebasan lahan. “Kalau stadion internasional masih tahap pembenasan lahan,” singkatnya.

Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *