My WordPress Blog

Elon Musk Kritik keras Dewan Perdamaian Trump

Sindiran Elon Musk terhadap Board of Peace yang Dianggap sebagai Ambisi Politik

Elon Musk, bos teknologi ternama, memberikan sindiran yang menarik perhatian saat tampil mendadak di World Economic Forum (WEF) 2026. Pada sesi diskusi bersama CEO BlackRock Larry Fink, Musk menyampaikan candaan yang mengarah pada Board of Peace (BoP), lembaga internasional yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sindiran tersebut dilontarkan Musk sehari setelah pengumuman BoP di WEF 2026, yang berlangsung di Davos, Swiss. Dalam pidatonya, Musk mempermainkan kata “peace” menjadi “piece”, sebuah permainan kata yang memiliki makna berbeda. Ia menyatakan bahwa ia mendengar tentang “peace summit” dan bertanya apakah maksudnya adalah “p-i-e-c-e”, yang dalam bahasa Indonesia berarti “bagian”.

Candaan ini merujuk pada ambisi politik Trump terkait dua wilayah, yaitu Greenland dan Venezuela. Musk mengingatkan audiens bahwa Greenland dan Venezuela adalah “bagian kecil” dari dunia. Hal ini dikaitkan dengan upaya Trump untuk menganeksasi Greenland dan mengambil alih Venezuela pasca-penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Musk juga menyampaikan bahwa yang diinginkan semua orang adalah perdamaian, meskipun saat ini hubungan antara dirinya dan Trump sedang memanas akibat kritik terhadap kebijakan tertentu. Kehadirannya di WEF 2026 cukup mengejutkan karena sebelumnya tidak dijadwalkan hadir. Menurut laporan Business Insider, jadwal Musk ditambahkan oleh panitia setelah pidato Trump dan pengumuman BoP.

Misi Board of Peace dan Partisipasi Negara-Negara

Board of Peace atau Dewan Perdamaian memiliki misi untuk mendorong gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, merekonstruksi Gaza, serta memajukan perdamaian yang adil dan berlandaskan hukum internasional. Trump mengundang beberapa negara untuk bergabung, dan setidaknya 20 negara telah memenuhi undangan AS untuk bergabung ke Dewan Perdamaian.

Beberapa negara yang terlibat antara lain Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Turkiye, Indonesia, Pakistan, Paraguay, Argentina, Arab Saudi, hingga Qatar. Masa keanggotaan umumnya berlangsung selama tiga tahun, kecuali bagi negara yang telah menyumbang 1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 16,8 triliun (kurs Rp 16.832) pada tahun pertama.

Kehadiran yang Tidak Terduga

Kehadiran Elon Musk di WEF 2026 cukup mengejutkan. Sebelumnya, ia tidak dijadwalkan hadir. Namun, menurut laporan Business Insider, jadwal Musk ditambahkan oleh panitia setelah pidato Trump dan pengumuman BoP. Musk hadir dalam sesi pukul 16.30 waktu Davos, berbincang dengan Larry Fink.

Dugaan bahwa Musk terbang ke Davos menggunakan pesawat jet pribadinya berasal dari pantauan situs pelacakan penerbangan ADS-B Exchange. Musk selama ini tidak terlalu “sreg” dengan WEF. Pada tahun 2023, ia pernah mengkritik forum ekonomi tingkat tinggi ini dengan menyatakan, “Bagaimana bisa WEF atau apalah Davos ini, menjadi sesuatu? Apa mereka mau menjadi bosnya Bumi?”

Selain itu, Musk pernah menolak undangan ke Davos pada tahun 2022 karena menganggap acara ini membosankan. Acara ini dihadiri oleh kepala negara dan pelaku usaha global setiap tahunnya.

Update Berita Teknologi dan Gadget

Ingin mendapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari? Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link berikut:

https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a

Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *