My WordPress Blog

“Kisah Tragis Seorang Pasien Poli Jiwa yang Membunuh Ibunya”

"Tragedi di Poli Jiwa: Pasien Tewas Membunuh Ibunya"

pinrangpost.com – Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh NP (41) terhadap ibunya HS (61) di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, ternyata memiliki latar belakang yang cukup kompleks. Pasalnya, NP merupakan seorang pasien Poli Jiwa di Rumah Sakit Polri Kramat Jati sejak tahun 2020.

Hal ini dikonfirmasi oleh konsultan psikatri forensik RS Polri Kramat Jati, dr. Henny Riana, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Kamis (2/12).

Menurut Henny, NP merupakan pasien yang sudah berulang kali menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut. Pada tahun 2024, NP bahkan sudah dirawat inap selama 16 hari sejak tanggal 8 Maret.

Namun, pada 23 Oktober 2024, NP seharusnya menjalani kontrol di poli jiwa. Namun sayangnya, NP tidak hadir sehingga tidak dapat dilakukan pemantauan terhadap kondisi kejiwaannya.

Kemudian, pada 2 Desember 2024, pihak rumah sakit mendapatkan informasi bahwa NP telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian di Cileungsi.

Atas kasus ini, pihak RS Polri Kramat Jati telah menerima surat permohonan Visum Et Repertum (VER) dari penyidik Unit Reskrim Polsek Cileungsi Polres Bogor dan Bidang Propam PMJ.

Saat ini, NP masih menjalani observasi kejiwaan di RS Bhayangkara Polri sejak 2 Desember 2024. Sedangkan di sisi lain, Polda Metro Jaya juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap NP terkait pelanggaran kode etik.

Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Bambang Satriawan, mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap NP dan para saksi masih berlangsung.

Namun, Bambang menegaskan bahwa NP merupakan anggota Polres Metro Bekasi dan berpangkat Aipda. Sehingga, pihaknya akan memastikan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara transparan dan profesional.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *