Pinrangpost.com – Pameran industri gim dan budaya pop Indonesia Game Expo 2024 (IGX2024) akan segera digelar pada tanggal 26 hingga 27 Oktober 2024 di Hall 3 Indonesia Convention Exhibition BSD, Tangerang Selatan. Konsep unik yang membawa pengunjung dalam perjalanan waktu melalui dunia gim akan menjadi daya tarik utama dalam pameran ini. Dengan tema “Past, Present, Future”, IGX2024 akan menampilkan pengalaman bermain gim retro, gim populer saat ini, serta “bocoran” dari gim-gim yang akan datang.
Steering Committee IGX2024, Andry Gosal, mengatakan bahwa pameran ini juga akan dihadiri oleh berbagai penggiat industri game dan budaya pop seperti The Lazy Monday, Dunia Game, Unipin, Elite Cosplay Club, Sacca, serta komunitas-komunitas gaming dan pop culture lainnya. Selain itu, IGX2024 juga akan menjadi kesempatan bagi para pengembang game lokal untuk memperkenalkan karya-karya mereka kepada khalayak yang lebih luas.
Pameran ini juga akan menyajikan berbagai mainan collectibles, designer toys, trading card games, dan boardgames. Dengan diadakannya IGX2024, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri gim di tingkat nasional maupun internasional serta menjadi wadah bagi para penggemar gim dan budaya pop.
Selama acara berlangsung, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas menarik seperti peluncuran produk, item eksklusif, demo game terbaru, turnamen arcade, console, dan e-sport. Tidak hanya itu, akan ada juga kompetisi cosplay, meet and greet, dan berbagai kegiatan menarik lainnya.
Untuk mengunjungi IGX2024, pengunjung dapat membeli tiket masuk melalui situs Blibli dengan harga mulai dari Rp150 ribu untuk periode pra penjualan (pre sale). Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi pameran ini dan rasakan pengalaman unik dalam dunia gim dan budaya pop di Indonesia.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











