Pinrangpost.com – Likuifaksi merupakan kejadian alam yang terjadi saat terjadi gempa bumi. Hal ini menyebabkan tanah yang awalnya keras menjadi lembek dan dapat menelan benda-benda yang berada di atasnya. Namun, apa yang menyebabkan fenomena tersebut terjadi?
Menurut para ahli, likuifaksi terjadi karena perubahan tekanan air dalam pori-pori tanah saat terjadi guncangan yang kuat. Tanah yang biasanya keras dan berfungsi sebagai penopang berubah menjadi tidak stabil dan kehilangan kekuatannya, sehingga bertekstur seperti cairan.
Umumnya, likuifaksi terjadi pada tanah yang jenuh air karena pori-pori tanah dapat mudah terisi dengan air. Sehingga, saat terjadi gempa, tekanan air di dalam pori-pori tanah meningkat dan menyebabkan tanah kehilangan kekuatannya.
Fenomena ini sering kali terjadi pada jenis tanah non kohesif yang berbutir kasar dan tidak memiliki kelekatan antar butirnya, seperti pasir dan kerikil. Tanah yang mengalami likuifaksi tidak dapat menahan beban berat, sehingga dapat menyebabkan bangunan, pohon, kendaraan, dan beban di atasnya tenggelam atau bergeser dari tempatnya.
Bencana likuifaksi ini mulai dikenal saat terjadi di wilayah Sulawesi Tengah, daerah Palu dan Donggala setelah gempa dengan kekuatan M 7,4. Fenomena ini mengakibatkan kerusakan wilayah yang sangat parah dan menelan banyak korban jiwa.
Bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan gempa, mengenali tanda-tanda likuifaksi dapat meminimalisir risiko bencana ini. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain ketinggian air tanah yang naik dan turun secara tiba-tiba, adanya air dan lumpur yang muncul dari permukaan tanah, serta kondisi tanah yang retak dan berantakan saat terjadi getaran gempa.
Tanda-tanda tersebut dapat dikenali dengan melakukan analisis geologi area, memantau getaran tanah menggunakan seismometer, dan mengambil sampel tanah untuk dianalisis sifat dan mekaniknya. Dengan pemahaman yang baik tentang likuifaksi, masyarakat dapat lebih waspada dan siap menghadapi ancaman yang muncul terutama di wilayah rawan gempa.











