pinrangpost.com – Apple dikabarkan telah memutuskan untuk tidak melanjutkan pengembangan layanan berlangganan perangkat keras untuk pelanggannya yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan iPhone baru setiap tahun. Kabar ini diungkapkan oleh jurnalis teknologi Bloomberg Mark Gurman dari The Verge pada Kamis (30/12).
Gurman mengatakan bahwa Apple mengalami kendala regulasi dan masalah bug dalam perangkat lunak sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek tersebut. Sebelumnya, Apple telah merencanakan untuk meluncurkan layanan berlangganan tersebut pada tahun 2024.
Namun, proyek tersebut mengalami penundaan yang cukup lama dan akhirnya dihentikan secara permanen setelah Apple juga menutup layanan Apple Pay Later. Meskipun layanan berlangganan perangkat keras tidak akan diluncurkan, Apple masih menawarkan program cicilan untuk membantu pelanggan membayar iPhone secara bertahap.
Program Peningkatan iPhone memungkinkan pelanggan untuk membayar pinjaman iPhone baru dan AppleCare Plus selama 24 bulan, dengan opsi untuk meningkatkan ke ponsel baru setelah membayar setara dengan 12 bulan. Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan Cicilan Bulanan Apple Card untuk membayar produk Apple secara bertahap.
Meskipun layanan berlangganan perangkat keras tidak akan tersedia, Apple tetap memberikan opsi yang memudahkan pelanggan untuk memiliki iPhone baru. Namun, masih belum diketahui apakah Apple akan mengembangkan layanan berlangganan perangkat keras di masa depan.











