pinrangpost.com – Masyarakat di pesisir Laut Andaman, Thailand selatan, menggelar peringatan 20 tahun bencana tsunami Samudera Hindia 2004 yang menewaskan ribuan orang di negara tersebut.
Di Pulau Ko Phi Phi, Provinsi Krabi, upacara peringatan tsunami berlangsung di plaza Tugu Ikan Layar untuk mengenang para korban tewas dalam bencana tersebut.
Kerabat korban, masyarakat setempat, serta wisatawan Thailand dan mancanegara turut serta dalam upacara tersebut. Mereka mengheningkan cipta dan memberikan karangan bunga sebagai penghormatan.
Karangan bunga tersebut kemudian diserahkan kepada sekelompok penyelam yang menempatkannya di tugu peringatan tsunami di bawah laut Tanjung Ton Sai, sekitar satu kilometer dari pesisir.
Upacara keagamaan yang mewakili umat Buddha, Kristen, dan Islam juga dilakukan untuk menghormati korban tewas.
Pulau Ko Phi Phi merupakan salah satu daerah di Thailand yang paling terdampak oleh tsunami 2004. Bencana tersebut menewaskan 722 orang dan 587 lainnya hilang, serta menghancurkan ratusan bangunan dan rumah di pesisir pulau tersebut.
Peringatan tsunami juga diadakan di tugu peringatan Tembok Tsunami di pantai Mai Khao, Phuket, yang memuat nama-nama 45 negara yang kehilangan warganya dalam bencana tersebut.
Upacara peringatan juga dihadiri oleh warga setempat dan penyintas tsunami dari berbagai negara. Di Pantai Patong, Phuket, masyarakat juga menggelar upacara mengheningkan cipta dan menabur bunga sebagai bentuk penghormatan.
Sumber: TNA-OANA











