My WordPress Blog

Pernyataan Mantan Penyidik KPK Berubah Menjadi Alasan Todung Mulya Lubis Memperkuat Keyakinannya Terhadap Target Lama Hasto.

"Kata Mantan Penyidik KPK Berubah, Todung Mulya Lubis Semakin Yakin dengan Target Lama Hasto"

pinrangpost.com – JAKARTA – Ketua Tim Penasihat Hukum Hasto Kristiyanto, Todung Mulya Lubis mengungkapkan keyakinannya bahwa kliennya telah menjadi target utama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak lama. Menurutnya, lembaga antirasuah tersebut terus berusaha mencari bukti-bukti untuk menjerat Hasto dan menjebloskannya ke penjara.

Pengakuan ini datang dari mantan penyidik KPK, Ronald Paul Sinyal, setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK. Ronald mengungkapkan bahwa sejak tahun 2020, Hasto telah diusulkan kepada pimpinan KPK untuk dijadikan tersangka.

“Tindakan ini semakin memperkuat dugaan kami bahwa Pak Hasto memang sudah menjadi target sejak lama. Tidak berhasil ditangkap pada tahun 2020, maka terus dicari-cari kesalahannya hingga saat ini di era pimpinan baru baru ini baru ditangkap karena Pak Hasto sangat keras dalam mengkritik praktik pengrusakan demokrasi di Indonesia,” kata Todung dalam keterangan resminya, Kamis (9/1/2025).

Todung juga mencoba menghubungkan pernyataan tersebut dengan kegagalan penyidik KPK untuk menemukan bukti saat menggeledah kediaman Hasto sehari sebelumnya. Dia berpendapat bahwa hal ini menunjukkan lemahnya bukti hukum yang ada dalam kasus ini.

“Dengan demikian, kami berharap agar KPK menghentikan praktik-praktik penegakan hukum seperti ini dan menjalankan tugasnya secara profesional tanpa menargetkan pihak tertentu. Bagaimana mungkin pendapat atau imajinasi mantan penyidik dapat dibungkus menjadi fakta hukum,” tegasnya.

Todung juga menyoroti pemanggilan mantan penyidik KPK yang pernah berada di tim yang sama dengan penyidik saat ini. Menurutnya, ini menunjukkan upaya untuk menutupi kelemahan dalam pembuktian kasus ini.

“Sehingga, tidak mengherankan jika kami sebagai tim penasihat hukum Hasto Kristiyanto menduga bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik KPK ini seolah-olah ingin menggiring opini publik dan menutupi kelemahan dalam pembuktian kasus ini,” pungkasnya.

Faridah Hasna

Reporter berita yang mengulas peristiwa cepat dan trending topic. Ia gemar memantau media sosial, mencoba aplikasi baru, dan membuat konten singkat. Waktu senggangnya dihabiskan dengan mendengarkan podcast opini. Motto: “Kecepatan harus sejalan dengan ketepatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *