My WordPress Blog
Bisnis  

Kilang-kilang Minyak China dan India Diliputi Kabut, Rusia Kena Sanksi AS

Kabut Menyelimuti Kilang-kilang Minyak China dan India, Rusia Dihantui Sanksi AS

Minyak mentah Rusia juga merupakan pilihan utama bagi India, yang telah memperoleh lebih banyak minyak mentah dari Rusia daripada Iran pada tahun 2022. Kedua negara tersebut telah memperluas hubungan perdagangan mereka selama bertahun-tahun, mencapai kesepakatan senilai miliaran dolar yang mencakup sektor energi dan pertahanan. Namun, sanksi AS yang baru-baru ini diberlakukan terhadap Rusia telah membuat India khawatir akan dampaknya terhadap pasokan minyak mentahnya.

Untuk mengatasi situasi ini, India telah memperkuat hubungan perdagangannya dengan negara-negara lain seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, serta mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan minyak mentahnya. Selain itu, India juga telah memperkuat produksi minyak mentah domestiknya dan berinvestasi di sektor energi baru seperti energi matahari dan tenaga angin.

Pinrangpost.com – Asia sedang dilanda kekhawatiran atas dampak sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap industri minyak Rusia. China dan India, yang merupakan pelaku utama impor minyak dari Rusia, kini berjuang menghadapi sanksi tersebut.

Kedua negara tersebut telah mendapatkan manfaat besar dari diskon harga minyak mentah Rusia setelah invasi Ukraina pada awal 2022. Namun, dengan semakin agresifnya sanksi yang diberlakukan oleh AS, perdagangan minyak tersebut menjadi kacau.

Para penyuling independen di provinsi Shandong, China, yang merupakan pembeli terbesar minyak mentah Rusia, telah mengadakan pertemuan darurat untuk mencari tahu apakah mereka masih dapat menerima pengiriman minyak yang sudah dalam perjalanan ketika sanksi diumumkan. Sementara itu, di India, para penyuling juga bersiap menghadapi gangguan besar dalam impor minyak mentah yang diperkirakan berlangsung selama 3-6 bulan.

Kapal tanker yang baru saja terkena sanksi menangani lebih dari 530 juta barel minyak mentah Rusia tahun lalu, dengan sekitar 61% dikirim ke China. Para pedagang dan operator pelayaran telah mencari cara kreatif untuk mengatasi sanksi ini, seperti mengalihkan minyak ke terminal swasta yang lebih kecil dan menggunakan truk daripada jaringan pipa untuk memindahkannya ke China.

Di India, sanksi tersebut juga telah membuat negara tersebut mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan minyak mentahnya. Selain memperkuat hubungan perdagangan dengan negara-negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, India juga telah meningkatkan produksi minyak mentah domestik dan berinvestasi di sektor energi baru.

Pinrangpost.com – Selain China, India juga merupakan salah satu negara yang sangat bergantung pada impor minyak mentah dari Rusia. Namun, dengan semakin ketatnya sanksi yang diberlakukan oleh AS terhadap Rusia, India juga mulai khawatir akan dampaknya terhadap pasokan minyak mentahnya. Untuk mengatasi hal ini, India telah memperkuat hubungan perdagangannya dengan negara-negara lain dan juga berinvestasi di sektor energi baru.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *