My WordPress Blog
Bisnis  

3 Perusahaan Besar China Kena Hukuman AS karena Berurusan dengan Sektor Maritim, Siap-siap Masuk Daftar Hitam!

"Perusahaan China Terkena Sanksi AS karena Terlibat Bisnis Maritim, Bakal Terdaftar di Daftar Hitam!"

pinrangpost.com – BEIJING – Amerika Serikat (AS) telah memasukkan perusahaan pelayaran terbesar China, Cosco Shipping Holdings Co., dan dua produsen kapal China, China State Shipbuilding Corp. dan China Shipbuilding Trading Co., ke dalam daftar hitam Pentagon. Hal ini menandakan bahwa AS telah mengalihkan perhatiannya ke sektor maritim China.

Daftar hitam ini tidak memberikan hukuman khusus kepada perusahaan-perusahaan tersebut, namun bertujuan untuk mencegah perusahaan-perusahaan AS untuk berurusan dengan mereka. Kebijakan ini juga menandakan peningkatan pengawasan terhadap transportasi laut dan pembuatan kapal di tengah persiapan Donald Trump untuk kembali ke Gedung Putih.

China dikenal sebagai negara dengan sektor pembuatan kapal terbesar di dunia, memproduksi lebih dari setengah kapal dagang secara global. Sementara itu, industri pembuatan kapal di AS hampir runtuh. Kegelisahan AS terhadap dominasi China di sektor ini semakin meningkat karena jalur pelayaran dan pelabuhan menjadi semakin penting sebagai arena persaingan geopolitik, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19 yang mengekspos kerapuhan rantai pasokan global.

Kejelian AS terhadap industri pembuatan kapal China terlihat saat Washington mengungkapkan kecemasannya dalam sidang Senat tahun lalu. Dalam sidang tersebut, Raja Krishnamoorthi, seorang anggota kongres Demokrat untuk Illinois, menyatakan bahwa AS hanya membangun satu kapal kontainer untuk setiap 359 kapal yang dibangun China.

Daftar hitam Pentagon terbaru juga mencakup perusahaan teknologi Tencent Holdings Ltd. dan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd., serta perusahaan minyak utama China, Cnooc Ltd. Setelah pengumuman ini, saham Cosco turun sebanyak 4,4% di Hong Kong, sementara saham Cnooc menyusut sebanyak 1,6%. Kedua perusahaan belum memberikan komentar terkait hal ini.

Sebelumnya, Cosco dan Cnooc telah menjadi target sanksi dari AS. Pada tahun 2019, Cosco dijatuhi sanksi karena mengangkut minyak dari Iran, namun sanksi tersebut dicabut pada tahun 2020. Sementara itu, Cnooc merupakan salah satu perusahaan milik negara China yang pertama kali mendapat sanksi dari AS dan juga masuk dalam daftar hitam Pentagon pada tahun 2021.

Cnooc memiliki dua proyek minyak dan gas di AS, serta dua proyek laut dalam dan beberapa blok eksplorasi lainnya di Teluk Meksiko, menurut Bloomberg Intelligence. Dengan meningkatnya ketegangan dengan Washington, Cnooc kemungkinan akan meninjau kembali kepemilikan mereka atas aset-aset tersebut.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *