“Sedangkan Gringsing adalah kain tradisional khas Tenganan Pegringsingan, Bali. Kain ini terkenal sangat sulit membuatnya karena harus diikat dan dicelup secara khusus sehingga pola yang dihasilkan sangat rumit dan indah,” sambung Roy.
Jokowi dan Sri Sultan HB X Bertemu, Ada Apa?
Pinrangpost.com – Pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Kilen Yogyakarta, Rabu (15/1/2025) menarik perhatian masyarakat. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 1,5 jam dan terjadi saat Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan segera bertemu.
Pertemuan tersebut memicu spekulasi apakah ada kaitannya dengan rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati. Menurut Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro, kemungkinan besar pertemuan tersebut membahas soal rekonsiliasi politik antara Megawati dan Jokowi yang akan dimediasi oleh Sri Sultan yang memiliki hubungan baik dengan semua elite politik.
Agung menambahkan bahwa selain membahas soal kebangsaan dan kerakyatan, Sultan dan Jokowi juga membahas soal rekonsiliasi politik antara Megawati dan Jokowi.
Pada pertemuan tersebut, Jokowi dan Sri Sultan tampak mengenakan batik yang memiliki makna khusus. Jokowi mengenakan batik Naga (Antaboga) yang melambangkan kekuatan dan kebijaksanaan, sedangkan Sri Sultan mengenakan batik Gringsing yang melambangkan keindahan dan keunikan.
Batik yang dipakai oleh kedua tokoh tersebut menjadi sorotan dan banyak menjadi pertanyaan netizen dan masyarakat. Namun, pertemuan tersebut merupakan pertemuan yang penting dan strategis dalam membangun rekonsiliasi politik di Indonesia. (red/ant)
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”











