pinrangpost.com – JAKARTA – Kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih dalam 100 hari pertama masa kerja mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Survei yang dilakukan oleh Litbang Kompas dan Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan sebesar 80,9 persen dan 79,3 persen.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyatakan bahwa hasil survei tersebut mencerminkan kepercayaan dan dukungan rakyat terhadap langkah-langkah yang telah diambil pemerintah dalam menjalankan agenda prioritas nasional.
Menurut Yusuf, hasil survei tersebut menjadi pendorong bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja. “Kepuasan publik ini akan menjadi motivasi dan tanggung jawab bagi pemerintah untuk terus bekerja lebih cerdas, konsisten, dan inovatif dalam memenuhi harapan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Presiden Prabowo telah mengambil sejumlah kebijakan strategis dalam 100 hari pertama, termasuk upaya pemberantasan korupsi dan program unggulan seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda.
Yusuf menegaskan bahwa pemerintah menyadari masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. “Pemerintah tidak akan pernah puas dan terlena dengan hasil survei ini. Kami akan terus memperkuat koordinasi antarlembaga, menjaga stabilitas politik, meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berpihak pada kepentingan rakyat,” tegasnya.
Yusuf juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat. “Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas dukungan dan kepercayaannya. Kami berkomitmen untuk terus bekerja tanpa henti untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











