pinrangpost.com – Pemerintah Prabowo-Gibran mengadakan retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Retreat ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada para kepala daerah sebelum memulai tugas mereka selama lima tahun ke depan.
Seluruh kepala daerah yang telah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto diundang untuk hadir dalam retreat tersebut. Meskipun demikian, masih ada puluhan kepala daerah yang belum bergabung dalam acara tersebut.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa mereka yang belum hadir tidak memberikan keterangan. Jumlah mereka mencapai lebih dari 45 kepala daerah. Namun, panitia mempersilakan mereka untuk mengirimkan perwakilan jika tidak dapat hadir secara langsung.
”Untuk hal-hal lainnya, apabila memang diputuskan untuk tidak hadir karena alasan tertentu, maka panitia meminta agar kepala daerah yang bersangkutan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti rangkaian acara di Magelang ini,” ungkapnya, Minggu (23/2/2025).
Wamendagri Bima juga menyebutkan bahwa Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menyampaikan bahwa retreat kepala daerah sangat penting. Hal ini bukan untuk kepentingan pemerintah pusat, melainkan sangat penting bagi pemerintah daerah.
Selain itu, retreat ini juga penting bagi para kepala daerah untuk saling mengenal satu sama lain, terutama bagi mereka yang berasal dari provinsi yang sama.
”Saya menganggap bahwa kegiatan orientasi kepala daerah sangat-sangat penting. Bukan kepentingan pusat, kepentingan daerah itu sendiri. Supaya rekan-rekan kepala daerah memiliki bekal yang cukup sebelum lima tahun nanti melangkah,” terang Tito.
Sesuai dengan yang telah disampaikan sebelumnya, puluhan kepala daerah yang belum bergabung dalam retreat di Akmil Magelang berasal dari PDIP. Mereka mendapat instruksi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menunda kedatangan ke lokasi retret. Instruksi itu keluar tidak lama setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











