My WordPress Blog
Bisnis  

Inilah Ramalan Terbaru Harga Emas, Bisa Mencapai Rp2,1 Juta per Gram!

Emas Melonjak, Harga Tembus Rp2,1 Juta per Gram Menurut Ramalan Terkini

pinrangpost.com – JAKARTA – Harga emas dunia diprediksi akan mencapai level tertinggi sebesar USD3.400 per troy ounce pada kuartal ketiga tahun ini. Hal ini dipicu oleh sejumlah faktor global yang sedang terjadi, seperti eskalasi konflik geopolitik dan kemungkinan penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed).

Menurut Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, jika prediksi ini benar terjadi, maka harga emas di dalam negeri juga akan mengalami kenaikan yang signifikan. Dengan asumsi nilai tukar rupiah yang masih di atas Rp16.800 per dolar AS, maka harga emas di dalam negeri bisa mencapai Rp2.150.000 per gram.

Ibrahim juga menjelaskan bahwa ketegangan geopolitik yang sedang terjadi di Timur Tengah dan Eropa, serta potensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, menjadi pemicu utama lonjakan harga emas dunia. “Tiongkok kemungkinan besar akan menarik obligasi, sedangkan Amerika Serikat kemungkinan besar akan melakukan buyback dan menjualnya dengan harga murah. Hal ini membuat situasi geopolitik semakin panas dan dimanfaatkan oleh para investor untuk membeli logam mulia,” jelasnya.

Selain faktor geopolitik, ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed juga turut mendorong minat para investor terhadap emas. Dengan inflasi AS yang terus menurun, Ibrahim memperkirakan The Fed akan menurunkan suku bunga lebih dari tiga kali dalam tahun ini. “Jika hal ini terjadi, maka harga emas dunia akan terus melambung naik,” tambahnya.

Ibrahim juga menyoroti potensi sentimen positif dari kebijakan perdagangan luar negeri Indonesia. Menurutnya, saat ini Indonesia sedang melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat untuk mencapai solusi bersama terkait tarif impor. “Ada tiga hal yang diajukan untuk mencapai win-win solution, di antaranya adalah penambahan kuota impor untuk produk seperti kedelai, kapas, kain, minyak, dan gas. Selain itu, juga dilakukan upaya untuk mengurangi biaya fiskal dan memberikan stimulus fiskal, serta deregulasi untuk barang elektronik dan teknologi asal Amerika,” paparnya.

Gusun Fawaida

Gusun Fawaida merupakan seorang Penulis yang fokus pada isu lingkungan kerja, produktivitas, dan human interest. Ia senang mengamati perilaku manusia, membaca buku self-improvement, dan minum kopi sambil menulis ide. Motto: “Tulislah untuk memberi dampak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *