My WordPress Blog
Budaya  

Ratusan Pelayat Padati Rumah Duka, Jenazah Dirut bjb Yusuf Saadudin Dimakamkan di Rancacili Usai JUMATAN

Suasana Duka di Rumah Duka Yusuf Saadudin

Sejak pagi hari, rumah duka almarhum Direktur Utama bank bjb, Yusuf Saadudin, yang meninggal dunia pada Jumat (14/11/2025) pukul 00.30 WIB di RS Mayapada Bandung, terus dipenuhi oleh ratusan pelayat. Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok pemimpin yang dikenal rendah hati, bersahaja, dan dekat dengan semua kalangan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejak pukul 07.00 WIB, rumah duka telah dipadati pelayat. Kursi-kursi disusun di bawah tenda besar yang dibangun melintang di jalan depan rumah. Ratusan orang duduk rapi menunggu giliran masuk ke area rumah untuk menyampaikan doa dan ucapan duka kepada keluarga.

Pelayat dari Berbagai Kalangan

Pelayat yang hadir berasal dari berbagai kalangan, termasuk para direksi, pemimpin divisi, pegawai kantor cabang dan cabang pembantu, pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga rekan-rekan jurnalis yang mengenal almarhum secara personal. Di sepanjang jalan tampak antrean kendaraan mengular, sementara para pelayat yang sudah hadir menunggu dengan tertib di kursi yang telah disediakan.

Beberapa tokoh terlihat berdiri di bawah tenda, berbincang dengan mata berkaca-kaca mengenang sosok almarhum. Suasana haru terasa di setiap sudut rumah duka.

Kebersihan dan Kehangatan di Dalam Rumah

Di bagian dalam rumah, puluhan pelayat duduk bersila di ruang utama tempat jenazah disemayamkan. Keluarga tampak berusaha tegar menyambut setiap tamu yang datang. Sesekali, tangis pecah ketika sahabat dekat almarhum memasuki ruangan. Sejumlah direksi bjb terlihat memeluk keluarga, memberikan kekuatan di tengah suasana kehilangan.

Air mineral, makanan ringan, dan kursi tambahan disiapkan oleh kerabat dan warga sekitar untuk mengakomodasi membludaknya tamu. Suasana terasa penuh kehangatan, seolah menjadi bukti betapa dicintainya almarhum oleh banyak orang.

Perasaan Duka dari Bank bjb

Hingga berita ini ditulis, rasa duka mendalam masih mengalir dari jajaran bjb. Beberapa pemimpin divisi yang hadir menyampaikan bahwa kepergian Yusuf merupakan kehilangan besar bagi seluruh keluarga besar bank bjb. “Almarhum bukan hanya Dirut bjb, tetapi guru, sahabat, dan sosok yang selalu mendengarkan. Kami sangat kehilangan,” ujar salah satu pejabat bjb.

Selain dari internal perusahaan, ucapan belasungkawa juga terus berdatangan dari berbagai lembaga keuangan dan pemerintah daerah di seluruh Jawa Barat.

Pemakaman di TPU Rancacili

Dengan banyaknya pelayat yang hadir sejak dini hari, prosesi pemakaman di TPU Rancacili diperkirakan akan dihadiri banyak orang. Keluarga telah mengonfirmasi bahwa pemakaman akan dilakukan setelah salat Jumat, memberi waktu bagi para kolega dan sahabat yang berada di luar kota untuk datang melayat.

Pihak keluarga juga menyampaikan terima kasih atas doa dan perhatian dari berbagai pihak, serta memohon agar seluruh proses pemakaman berlangsung lancar dan khidmat.

Jawa Barat Kehilangan Putra Terbaiknya

Kepergian Yusuf Saadudin bukan sekadar kabar duka bagi bank bjb, tetapi juga kehilangan bagi Jawa Barat. Sosoknya yang bersih, disiplin, profesional, dan penuh integritas telah menjadi contoh bagi generasi muda perbankan daerah. Masyarakat, kolega, dan keluarga besar bank bjb kini memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan bjb dan daerahnya.




Fitri Rafifah

Seorang Jurnalis yang rutin meliput dunia kecantikan, lifestyle, dan keseharian. Ia suka mencoba skincare, menonton ulasan produk, dan memotret detail kecil. Hobinya membantu meningkatkan sensitivitasnya pada tren. Motto: “Kecantikan adalah cerita yang terus berubah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *