Anggota DPR RI Endipat Wijaya Dibully Netizen
Sosok Anggota DPR RI Endipat Wijaya tengah menjadi sorotan netizen setelah mengkritik bantuan dan donasi yang dikumpulkan oleh Ferry Irwandi sebesar Rp 10 miliar untuk korban bencana di Sumatera. Kritik ini memicu respons negatif dari masyarakat, sehingga membuatnya menjadi sasaran bullyan.
Endipat Wijaya menyoroti bahwa negara telah memberikan bantuan besar-besaran kepada Aceh, meskipun jumlah donasi yang dikumpulkan oleh Ferry Irwandi mencapai Rp 10 miliar. Ia menyatakan bahwa pemerintah sudah hadir sejak awal dalam penanggulangan bencana, bukan hanya sekadar berada di latar belakang.
“Orang per orang cuma nyumbang Rp 10 miliar, negara sudah triliunan ke Aceh. Jadi, yang kayak gitu mohon dijadikan perhatian sehingga ke depan tidak ada lagi informasi seolah-olah negara tidak hadir di mana-mana, padahal negara sudah hadir sejak awal dalam penanggulangan bencana,” ujarnya dalam rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Ia juga mengingatkan agar Kementerian Komunikasi dan Digital terus memperbarui informasi tentang penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, jangan sampai pemerintah kalah viral dengan pihak-pihak yang merasa paling berjasa.
“Fokus nanti ke depan Komdigi ini mengerti dan tahu persis isu sensitif nasional, membantu pemerintah memberitahukan dan mengamplifikasi informasi-informasi itu, sehingga enggak kalah viral dibandingkan dengan teman-teman yang sekarang ini sok paling-paling di Aceh, di Sumatera, dan lain-lain itu,” katanya.
Endipat juga menyebut bahwa banyak pihak yang merasa berjasa untuk Sumatera hanya datang beberapa kali ke Aceh. “Ada apa namanya, orang yang cuma datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara sudah hadir dari awal. Ada orang baru datang, baru bikin satu posko, ngomong pemerintah enggak ada. Padahal pemerintah sudah bikin ratusan posko di sana,” tambahnya.
Harta Kekayaan Endipat Wijaya
Endipat Wijaya memiliki harta kekayaan yang mencapai Rp 14,3 miliar. Ia terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 26 Maret 2025 untuk periode 2024. Berikut adalah rincian harta kekayaannya:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN
– Tanah Seluas 123 m2 di KAB / KOTA KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.000.000.000
– Tanah Seluas 205 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 1.000.000.000
– Tanah Seluas 105 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN
– MOBIL, SUV PREMIUM GWM TANK 500 HEV Tahun 2024, HASIL SENDIRI: Rp. 1.196.000.000
– MOBIL, HONDA CRV Tahun 2019, HASIL SENDIRI: Rp. 400.000.000
– MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2021, HASIL SENDIRI: Rp. 1.000.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA
– Rp. 52.000.000
D. SURAT BERHARGA
– Rp. 5.000.000.000
E. KAS DAN SETARA KAS
– Rp. 2.207.375.506
F. HARTA LAINNYA
– Rp. 2.000.000.000
Sub Total
– Rp. 14.355.375.506
III.HUTANG
– Rp.—
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III)
– Rp. 14.355.375.506

Profil Anggota DPR RI Endipat Wijaya
Meireza Endipat Wijaya, juga dikenal sebagai Ir. HM Endipat Wijaya, MM, merupakan politikus Indonesia dari Partai Gerindra yang terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2024-2029 mewakili daerah pemilihan Kepulauan Riau. Ia lahir pada tanggal 31 Mei 1984 di Bengkulu.
Endipat Wijaya lulus SMA Taruna Nusantara. Setelah lulus, ia menempuh pendidikan Teknik Metalurgi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2006. Ia juga menyandang gelar Magister Manajemen dari Swiss German University pada tahun 2019.
Sebelum terjun ke dunia politik, Endipat bekerja sebagai teknisi di Double A Group selama satu tahun pasca-lulus ITB. Kemudian, ia bergabung dengan PT Kaltim Prima Coal di Kalimantan Timur, dan naik menjadi manajer di PT Nusantara Energy.
Ia bergabung dengan Partai Gerindra pada tahun 2011 dan terpilih di DPR 2024 dengan 105.413 suara tertinggi di Dapil Kepulauan Riau, terutama dari Batam. Saat ini, ia bertugas di Komisi I (Pertahanan, Luar Negeri, Kominfo, Intelijen) dan Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR, serta Ketua Bidang Perumahan Rakyat DPP Gerindra.
Baru-baru ini, ia viral karena menyindir donasi dan relawan bencana di Sumatera. Netizen menilai bahwa ia hanya bisa menyampaikan kritik tanpa melakukan aksi nyata.
Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Endipat Wijaya juga memiliki dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia pernah memposting informasi tentang kegiatan MBG miliknya. Dalam postingannya, ia menyebut bahwa para penerima manfaat memberikan masukan dan apresiasi, seperti permen atau kertas. Bahkan, ada yang memberikan Rp 2000 karena merasa bahagia.
“Bikin timbul rasa senang, terharu, sangat dihargai.. tertantang untuk lebih baik demi membantu program pemerintah untuk membangun negeri,” tulis akun Endipatwijaya.
Biodata Meireza Endipat Wijaya
- Nama lengkap: Meireza Endipat Wijaya
- Nama lain: Ir. HM Endipat Wijaya, MM
- Tempat, tanggal lahir: Bengkulu, 31 Mei 1984
- Pendidikan:
- SMA Taruna Nusantara
- Teknik Metalurgi, Institut Teknologi Bandung (ITB), lulus 2006
- Magister Manajemen, Swiss German University, lulus 2019
- Karier:
- Teknisi di Double A Group (1 tahun setelah lulus ITB)
- Bergabung di PT Kaltim Prima Coal, Kalimantan Timur
- Manajer di PT Nusantara Energy
- Bergabung dengan Partai Gerindra sejak 2011
- Karier Politik:
- Anggota DPR RI periode 2024–2029
- Mewakili Dapil Kepulauan Riau, meraih 105.413 suara
- Bertugas di Komisi I (Pertahanan, Luar Negeri, Kominfo, Intelijen)
- Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR
- Ketua Bidang Perumahan Rakyat DPP Gerindra











